03 January 2020, 16:27 WIB

Hari Kedua, Masih ada 12.491 Korban Banjir DKI Mengungsi


Ferdian Ananda Majni | Megapolitan

SEJAK hujan deras mengguyur Ibu Kota Jakarta pada 31 Desember 2019 dan banjir meredam pemukiman sehingga warga mendatangi posko pengungsian. Kini, sedikitnya 12.491 jiwa masih bertahan di titik-titik pengungsian.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) DKI Jakarta pada Jumat (3/1), jumlah pengungsi DKI Jakarta sudah berkurang dari sebelumnya sekitar 31.000 jiwa menjadi 12.491 jiwa.

"Jumlah pengungsi paling banyak berada di Jakarta Timur sebanyak 5.412," kata M Ridwan, Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Jumat (3/1) dari keterangan resminya.

Menurutnya, total kecamatan yang terdampak sebanyak 23, jumlah kelurahan 53, jumlah RW 199, dan jumlah RT 545. "Ketinggian air awalnya 310 cm, jumlah kepala keluarga 2.614, jumlah jiwa 12.491, dan lokasi pengungsian 84," sebutnya.

Berikut total rincian pengungsi per kota di lima wilayah di DKI Jakarta, Adapaun Jakarta Pusat, 3 Kecamatan, 3 Kelurahan, 19 RW, 51 RT dengan ketinggian air awal 120 cm dan saat ini 30 cm.

Jumlah kepala keluarga 330, jumlah jiwa 1700 orang, dan lokasi pengungsi 10 titik.

Jakarta Utara, 2 Kecamatan, 5 Kelurahan, 25 RW, 44 RT, dengan ketinggian air 100 cm dan ketinggian air saat ini 50 cm

Jumlah kepala keluarga 20, jumlah jiwa 571 dan lokasi pengungsian 10 titik.

Jakarta Barat, 6 Kecamatan, 18 Kelurahan, 77 RW, 221 RT dengan ketinggian air 2 meter dan saat ini 70 cm

Jumlah kepala keluarga 625 dan jumlah jiwa 1554 Jakarta Selatan, 6 Kecamatan, 12 Kelurahan, 31 RW, 55 RT dengan ketinggian air 200 cm dan saat ini air turun menjadi 60 cm.

Jumlah kepala keluarga 504, jumlah jiwa 3254 dan 25 lokasi titik pengungsian.

Jakarta Timur, 6 Kecamatan, 14 Kelurahan, 47 RW, 174 RT dengan ketinggian air awal 310 cm dan saat ini turun 70 cm

Jumlah kepala keluarga 1165, jumlah jiwa 5412 dan 34 lokasi titik pengungsian. (OL-4)

BERITA TERKAIT