03 January 2020, 15:20 WIB

Dituding Potong Anggaran Banjir untuk Formula E, Anies: Ngarang


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Insi Nantika Jelita
 MI/Insi Nantika Jelita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan membantah anggaran yang berkaitan dengan penanganan banjir tahun ini dikurangi demi menyelenggarakan Formula E.

"Itu bukan hanya salah tapi mengarang," kata Anies saat meninjau posko pengungsian di Rusunawa Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat (3/1).

Ia pun enggan mengomentari lebih jauh terhadap tuduhan itu. Di sisi lain, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan kepada semua pihak dalam membicarakan anggaran agar lebih obyektif serta menggunakan informasi yang valid.

Jika tidak, yang muncul adalah informasi yang tidak benar bisa tersebar ke masyarakat.

"Saya berharap kepada semua pihak yang membicarakan anggaran gunakan informasi obyektif sehingga tidak ada berita yang tidak perlu. Masyarakat saat ini butuh solidaritas, kebersamaan," tukasnya.

Sebelumnya, muncul #4niesHancurkanJakarta dan #shameOnyouformulaEJakarta menjadi trending topics di jejaring media sosial Twitter.

Warga ramai-ramai mencuit keluhan disertai tagar-tagar itu untuk mengungkapkan keluh kesahnya terhadap Anies Baswedan yang dianggap lalai memimpin Jakarta.

Tagar #shameOnyouformulaEJakarta telah dicuit sebanyak 13ribu cuitan. Cuitan di antaranya dibuat oleh akun @meirinapane yang meminta agar Formula E 2020 di Jakarta dibubarkan setelah Anies tidak memberikan lampu hijau terhadap normalisasi Kali Ciliwung tahun ini.

"Dear @FormulaEStats please cancel jakarta participation on june 2020 because we need the moneybto control flood in Jakarta, now!!," Ungkap Meirina pada Jumat (3/1).

Sementara untuk tagar #4aniesHancurkanJakarta telah dicuit hingga 16ribu kali. Muhammad Guntur Romli melalui @gunromli menjadi salah satu akun Twitter yang mencuit tagar tersebut. Ia menuliskan kebijakan Anies mementingkan elit karena anggaran Formula E lebih besar yakni Rp1,6 triliun dibandingkan anggaran pengendalian banjir yang sebesar Rp1 triliun.(OL-4)

BERITA TERKAIT