02 January 2020, 20:39 WIB

Banjir di Jabodetabek, Wapres Harap Masyarakat Sigap Bantu Korban


Nur Aivani | Megapolitan

MI/Akhmad Safuan
 MI/Akhmad Safuan
Banjir di Pantura 

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin berharap masyarakat di Jabodetabek sigap bergotong royong membantu para korban yang terdampak banjir. Hal itu disampaikannya melalui Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi.

"Tempat-tempat ibadah seperti masjid, gereja atau lainnya di daerah Jabodetabek bisa dimanfaatkan dan digunakan untuk menolong para korban bencana tersebut," kata Masduki dalam keterangan tertulis, Kamis (2/1).

Baca juga: Urai Kepadatan Tol Cibitung Km 24, Contra Flow Ditambah

Untuk penanganan bencana jangka panjang, lanjut dia, program antisipasi bencana sudah ditempuh dari hulu maupun hilir, seperti pembuatan waduk di Ciawi dan Sukamahi. Waduk tersebut ditargetkan selesai akhir tahun 2020 ini. Begitu pula, sambungnya, dengan normalisasi sungai, reboisasi di hulu, dan sebagainya.

Masduki menyampaikan bahwa terkait bencana hidrometeorologi yang menimpa Jakarta dan sekitarnya tersebut, pemerintah pusat terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah setempat di Jabodetabek, serta berbagai elemen masyarakat untuk memprioritaskan evakuasi korban dan bantuan bencana, di bawah koordinasi BNPB.

Pemerintah, terang Masduki, sangat menaruh perhatian terhadap bencana hidrometeorologi tersebut. "Karena itu, pemerintah mengingatkan kepada aparat pemda yang wilayahnya termasuk menjadi bagian dari daerah rawan bencana hidrometeorologi agar sigap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan terjadinya bencana," jelasnya.

Data BNPB, kata dia, terdapat sebanyak 274 kabupaten/kota masuk area bahaya sedang-tinggi longsor. Jumlah warga yang berpotensi terpapar 40,9 juta jiwa. (OL-6)

BERITA TERKAIT