02 January 2020, 17:05 WIB

Cara Lebih Bahagia di 2020


Fetry Wuryasti | Weekend

Unsplash/Ian Staufer
 Unsplash/Ian Staufer
Menurut para ahli psikologis, kebahagiaan dapat dibangun dengan bersikap positif.

WALAU tanpa musibah banjir, menghadapi tahun yang baru sudah cukup berat buat sebagian orang. Alasannya banyak, bisa berupa stress pekerjaan, beban ekonomi hingga berbagai kecemasan-kecemasan yang dapat mengganggu kesehatan mental.

 

Bagaimana pun keadaannya, sikap optimis perlu dibangun. Sebab dari situlah kebahagiaan dalam diri bisa muncul dan akhirnya membantu hari-hari anda menjadi lebih baik.

 

Dikutip dari Huffpost.com, berikut sarqn para terapis kesehatan mental soal kebiasaan kecil yang dapat menjadikan anda lebih bahagia di tahun ini:


 

1. Taklukkan satu kecemasan

 

Beri diri anda patokan motivasi untuk mulai menaklukkan ketakutan terbesar Anda tahun ini. Contohnya bisa sangat beragam, mulai dari menghadapi teman atau kerabat yang bermulut pedas, hingga menggapai impian lama seperti mengikuti ajang lari atau menerbitkan buku. 

 

"Pilih tujuan untuk mengatasi kecemasan yang menghambat Anda, dan komit sepenuhnya untuk menghilangkan ketakutan itu. Jangan menahan apapun. Perlakukan ketakutan itu seolah-olah itu adalah musuh nomor satu," kata Forrest Talley, seorang psikolog klinis.

 

2. Jadwalkan tidur tepat waktu

 

Tidur nyenyak yang konsisten sangat penting. Kurang tidur adalah masalah besar, terutama bagi mereka yang bekerja lembur atau sangat sibuk. Kehilangan waktu tidur satu atau dua jam saja sudah dapat berdampak pada ketajaman pikiran maupun suasana batin. Joanna Konstantopoulou, seorang psikolog dan pendiri sebuah klinik psikologi kesehatan mengatakan Anda bisa memulai dengan langkah-langkah kecil,seperti tidur setengah jam sebelum waktu tidur biasa dan patuhi itu.


 

"Rutinitas baru ini akan meningkatkan daya ingat, mengurangi kecemasan, dan membawa racun keluar dari otak untuk berpotensi mencegah penyakit kronis," jelasnya.

 

3. Luangkan 10 menit sehari di luar ruangan

 

Berjalan-jalanlah saat istirahat makan siang, habiskan beberapa menit minum kopi pagi di luar atau mulai berlari. Kebiasaan ini sudah bisa membawa dampak positif bahkan tanpa perlu dilakukan dalam waktu lama. Penelitian di banyak negara menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di ruang hijau dapat mengangkat suasana hati Anda dan mengurangi kecemasan hanya dalam 10 menit.


 

Kemudian luangkan lima menit untuk memperhatikan lingkungan dan perasaan Anda. Lakukan ini dengan menyebutkan lima hal yang anda lihat, empat hal yang dapat qnda rasakan secara fisik, tiga suara berbeda yang anda dengar, dua hal yang dapat Anda cium, dan satu hal yang dapat Anda cicipi.


 

Berusaha untuk lebih peka lingkungan dapat meningkatkan rasa kesejahteraan, meningkatkan vitalitas, meningkatkan kesadaran kita, membantu melatih perhatian kita, meningkatkan kualitas pekerjaan kita, dan meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi.

 

"Banyak dari kita menghabiskan hari-hari kita mengkhawatirkan masa depan atau merenungkan masa lalu, dengan demikian, kehilangan banyak dari apa yang terjadi di sini-dan-sekarang," kata Anna Prudovski, direktur klinis Turning Point Psychological Services.

 

Roseann Capanna-Hodge, ahli kesehatan mental anak dan psikolog, menyarankan anda juga dapat meningkatkan pikiran positif dengan menyatakan satu hal yang disukai tentang diri ketika bercermin setiap pagi, seperti meditasi diri.


 

“Alih-alih selalu fokus pada hal yang negatif, balikkan dialog Anda menjadi hanya hasil positif. Misalnya, alih-alih mengatakan, 'Jika saya mendapatkan pekerjaan itu,' alihkan ke, 'Ketika saya mendapatkan pekerjaan itu.' Perubahan-perubahan halus dalam menggunakan bahasa positif membantu mengubah pola pikir Anda menjadi gelas setengah penuh alih-alih gelas setengah kosong," tukas Hodge. (M-1)

BERITA TERKAIT