02 January 2020, 15:14 WIB

Pemerintah Diminta Siaga Hadapi Banjir


Atalya Puspa | Megapolitan

WAKIL Ketua Komisi VIII Fraksi Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, meminta Kementerian Sosial, BMKG, dan BNPB bersiaga untuk menghadapi potensi bencana banjir yang masih menghantui ibu kota hingga beberapa bulan ke depan.

"Pemerintah harus siap menghadapi kemungkinan terjelek. Pastikan informasi yang diberikan terutama dari BMKG, BNPB, dan dinas kesehatan. Jangan sampai informasi yang tidak tepat membuat pemerintah tidak siap menghadapi bencana," kata Ace di Jakarta, Kamis (2/1).

Baca juga: Ketua DPR Minta Koordinasi Tangani Banjir Dioptimalkan

Pasalnya, Ace menilai, masyarakat masih minim mendapatkan informasi terkait potensi bencana hingga banyak masyarakat yang tidak melakukan antisipasi.

"Ini kritik untuk pemerintah, informasi tentang curah hujan tinggi terutama informasi katulampa, masyarakar yang melakukan tahun baru dikagetkan dengan curah hujan besar sementara informasi didapat masyarakat minim. Jangan sampau terulang," tuturnya.

Selanjutnya, untuk menangani masyarakat yang terdampak bencana, berbagai pihak harus bahu-membahu memberikan bantuan. Mulai dari ketersediaan tempat pengungsian, pangan, hingga fasilitas kesehatan.

"Kalau dari BMKG kan ini baru awal musim hujan, ini potensi hujan bisa jadi akan semakin tinggi, dan berpotensi bencana lagi," imbuhnya.

Pada kesempatan berbeda, Anggota Komisi IX dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayanti, meminta kepada pemerintah agar para korban banjir di pengungsian yang rentan ini mendapat perhatian khusus untuk mendapatkan penanganan dan pelayanan kesehatan preventif dan cepat.

Baca juga: Nomor ‘Call Center’ Tanggap Bencana Bekasi Sulit Dihubungi

Pasalnya, kondisi pengungsian yang serba terbatas membuat beberapa kelompok masyarakat seperti ibu hamil, bayi, lansia, dan batita rentan terkena gangguan kesehatan.

"Aparat di lapangan bisa bekerjasama degan tenaga medis dari berbagai lembaga kemanusiaan dan relawan kesehatan yang juga terjun ke lokasi banjir. Pemerintah pusat harus ikut andil dan bekerjasama dengan Pemda Provinsi dalam mencegah terjadinya korban sakit dari musibah banjir kali ini," tuturnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT