02 January 2020, 15:07 WIB

Nomor ‘Call Center’ Tanggap Bencana Bekasi Sulit Dihubungi


Gana Buana | Megapolitan

Dok. BPBD Bekasi
 Dok. BPBD Bekasi
Warga dievakuasi menggunakan perahu karet

SEJUMLAH warga terdampak korban banjir di wilayah Kota Bekasi mengaku kesulitan mengakses nomor kontak darurat bencana yang disebar bagi wilayah Bekasi. Padahal, sedikitnya ada delapan nomor ya g diberikan untuk bantuan evakuasi warga dalam peristiwa banjir, Rabu (1/1). 

“Bukan nada sibuk, ini malah nada telepon mati,” ungkap Ruth salah seorang warga Perumahan Pondok Hijau Permai (PHP), Kamis (2/1). 

Hingga saat ini, kondisi perumahannya masih tergenang banjir hingga 100 sentimeter. Namun, dirinya sudah berhasil keluar dari kepungan banjir. 

“Kemarin sudah berhasil dievakuasi sore hari, itu juga sudah lemas, lapar,” kata dia. 

Baca juga :Banjir Berdampak Parah Pada Sektor Ritel

Dian, salah satu warga Bantargebang mengakui hal serupa. Saat Ia berusaha membantu keluarganya evakuasi dari kepungan banjir tak satupun nomor tanggap darurat bencana berhasil dihubungi. 

“Ini karena engga diclusterin. Jadi misalnya dia Bekasi perumnas 3 ternyata yang dikontak posisinya di Kemang Pratama. Harusnya ya dibagi perwilayah jadi gampang juga,” kata dia. 

Menurut dia, nomor tanggap bencana di Kota Bekasi paling tidak efektif. Bahkan, sebagain warga harus minta tolong dari media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. 

“Semoga bisa bahan evaluasi sehingga bisa lebih tanggap bencana,” tandas dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT