02 January 2020, 14:46 WIB

Soal Banjir, Menkeu akan Monitor Kebutuhan BNPB


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
 ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Banjir

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pemerintah terus berupaya meminimalisir kerugian akibat bencana alam yang terjadi di Indonesia. Kementerian keuangan disebutnya akan memonitor segala kebutuhan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait banjir yang sedang terjadi.

"Ini adalah sesuatu yang menjadi pembelajaran, kami terus memonitor kebutuhan mereka baik dari logistik, sosial dari sisi support dan pemerintah daerah dalam hal ini," tuturnya usai menghadiri pembukaan perdagangan bursa saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1).

Baca juga: Menkeu: Kepercayaan pada Pasar Modal Harus Dijaga

Ani menambahkan, selain merugi dari sisi materi, imbas dari adanya banjir juga mengakibatkan korban jiwa. Hal tersebut, menurutnya, merupakan kerugian terbesar. Padahal, apabila penghitungan dan mitigasi risiko dilakukan dengan baik, banjir bisa saja dapat diantisipasi.

"Karena memang kalau kita membangun dan kemudian rusak, hanya karena suatu bencana alam yang bisa kita kalkulasi, seharusnya bisa kita hindari," ujar Ani.

"Ini lah yang mungkin salah satu pekerjaan kita untuk betul-betul menjaga risiko dari berbagai apakah itu perumahan, fasilitas umum, infrastruktur, agar mereka mampu mengantisipasi terhadap perubahan dari bencana alam, pola bencana alam, atau pola iklim ini yang telah menyebabkan dampak yang sangat besar kepada masyarakat kita," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT