02 January 2020, 07:35 WIB

Belum Dievakusi, Warga Ciledug Indah II: Butuh Obat Demam


Siti Retno Wulandari | Megapolitan

BANJIR belum juga beranjak dari permukiman Ciledug Indah II, Kota Tangerang. Ketinggiannya yang mencapai sekitar 1-2 meter itu membuat warga tak bisa beranjak keluar untuk mengungsi.

Salah seorang warga Ciledug Indah II, Tesa Stephanie, mengaku belum ada bantuan evakuasi. Pihaknya sudah mencoba menghubungi sejak Rabu (1/1) sore, namun diminta menunggu oleh pihak regu penyelamat. Hingga kini, perempuan yang karib disapa Tesa, masih berada di rumahnya. Ia pun mengabadikan kondisi rumah di Jl Tulip Blok E38 No.4 RW 05 melalui akun instagramnya.

Pun menyebut anaknya yang berusia dua tahun sedang dalam kondisi demam serta tidak mau makan. Ia pun mengaku membutuhkan bantuan obat demam dan makanan segera.

“Nunggu evakuasi dari maghrib gaa dateng-dateng. Mau keluar sendiri yang ada kelelep ntar. Anak demam nggak ada obat, makanan ga ada, udah butuh itu aja sama butuh doa. #menujubatereHPabis,” tulisnya dengan latar foto kondisi banjir di wilayahnya.

Baca juga:  Warga di Sejumlah Wilayah Banjir Kesulitan Evakuasi

Posisi rumahnya yang berada di bagian belakang komplek membuatnya memprediksi bantuan tak kunjung datang sebab lebih dulu menolong warga di bagian depan. Karena itu, ia meminta agar bantuan bisa didatangkan melalui jalan pintas melintasi kampung-kampung warga setempat.

“Kalau bisa lewat jl sunan giri (mesjid al maghfiroh),” ucapnya melalui pesan singkat.

Kondisi serupa juga dialami warga Ciledug Indah II lainnya, Riri Puspa, yang tinggal di Jl Utama Blok DB XI No.4. Ia belum juga bisa menghubungi tim regu penyelamat sehingga masih tetap berada di lantai dua rumah.

“Belum ada evakuasi, ini masih ada makanan sisa kemarin,” ungkap Riri.

Air cepat meninggi di wilayah tersebut lantaran tanggul Kali Angke yang berada di bagian belakang komplek jebol. Pun disebabkan kiriman air dari Bogor, Jawa Barat yang membuat air di Kali Angke dan Sungai Cisadane meluap.(OL-5)

BERITA TERKAIT