01 January 2020, 15:05 WIB

Masuk Satu Dekade CentrePark Makin Optimistis di Bisnis Parkir


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. CentrePark
 Dok. CentrePark
Presiden Direktur CentrePark Charles Oentomo

PERUSAHAAN Manajemen parkir nasional, CentrePark menasbihkan diri sebagai operator parkir profesional Indonesia di usianya yang ke 10 tahun pada 15 November 2019 lalu. Memasuki usia satu dekade, CentrePark makin optimistis terhadap perkembangan bisnisnya.

Presiden Direktur CentrePark Charles Oentomo mengatakan, selama satu dekade berdiri, CentrePark telah mengelola lebih dari 300 titik parkir dan mengayomi 5.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Dengan jumlah itu, Charles menegaskan  CentrePark kini menjadi usaha manajemen parkir karya anak bangsa terbesar di Indonesia.

"Tentu saja di usia 10 tahun ini bukan tanpa rintangan dan tantangan. Saya berharap seluruh karyawan tetap menjaga kekompakan agar tercapai kinerja bisnis perusahaan yang lebih bagus lagi,” ujar Charles dalam keterangan tertulisnya  Rabu (1/1).

Dalam pengelolaan parkir CentrePark, PT. Centrepark Citra Corpora juga menerapkan serangkaian teknologi dan perlengkapan parkir yang komprehensif.

Baca juga : Bayar Parkir CentrePark di Parkee Lebih Hemat 50%

Charles menargetkan, pada tahun ini ada 100 area parkir baru yang dikelola oleh CentrePark. Dengan tambahan itu  CentrePark akan tercatat sebagai manajemen parkir dengan aset terbesar.

"Ini menurut saya luar biasa CentrePark mampu bertahan dan bersaing dengan perusahaan operator merek asing yang masuk di Indonesia. Dalam kurun waktu 10 tahun kami mampu mengelola lebih dari 300 titik parkir,” tuturnya.

Di sisi lain, kekompakan di kalangan internal dan mitra juga terus dilakukan CentrePark. Salah satunya terlihat dari perayaan 10 Tahun CentrePark di Cideng, Jakarta, 15 November lalu.

Head of Marketing Communications CentrePark Sylvia Christianti menegaskan, perayaan itu dilakukam agar terjalin komunikasi dan hubungan kerja yang lebih solid.

“Tujuan dari acara anniversary ke 10 kami adalah menjaga kekompakkan antar divisi, komunikasi dua arah yang baik, inovasi berkesinambungan antar divisi demi terciptanya kinerja bisnis yang baik dalam jangka panjang,” kata Sylvia. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT