01 January 2020, 16:19 WIB

Kemenkes Ingatkan Waspada Wabah Penyakit Akibat Banjir


Atikah | Humaniora

KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau kepada masyarakat luas untuk mengantisipasi wabah penyakit yang berpotensi timbul akibat adanya bencana hidrometerologi selama musim penghujan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati menyebut, ancaman utama yang timbul adalah menyebarnya wabah diare.

"Ancaman yang  nyata dari bencana banjir adalah lingkungan yg kotor, air, bahan makanan dan alat-alat pengolah makanan. Antisipasi tetap PHBS dengan perhatian khusus untuk cuci tangan dengan sabun. Ini berpotensi diare," kata Widyawati kepada Media Indonesia, Rabu (1/1).

Selain itu, kondisi hujan, basah dan udara dingin akan menurunkan daya tahan, terutama anak dan lansia yang kemudian meningkatkan risiko penyebaran virus influenza hingga ISPA. 

Dirinya menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama musim penghujan. Selain itu, Widya juga mengimbau agar masyarakat yang mengidap penyakit tertentu untuk tetap mengkonsultasikan kesehatannya ke fasilitas kesehatan.

"Kesinambungan pengobatan pada penderita penyakit kronis harus tetap berjalan, misalnya hipertensi, diabetes TBC dan lain-lain. Tetap kontrol ke fasilitas kesehatan," tandasnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengungkapkan, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan dinas kesehatan di berbagai daerah untuk mengerahkan tenaga kesehatan guna menangani masyarakat yang terdampak penyakiy.

"Yang harus siap ya yang punya rakyat, yakni bupati atau walikota karena kesehatan menjadi tugas kabupaten atau kota. Yang jelas konseptualnya kan sudah ada di standar pelayanan minimal (SPM) bidang Kesehatan untuk kabupaten atau kota, dan Kemenkes selalu mengingatkan daerah, untuk antisipasi hal-hal yang sifatnya musiman tersebut," ujarnya. (OL-11)

BERITA TERKAIT