01 January 2020, 14:18 WIB

Arus Deras, Evakuasi Warga Cipinang Melayu Dilakukan Bertahap


Fautinus Nua | Megapolitan

MI/Fautinus Nua
 MI/Fautinus Nua
Banjir di Cipinang Melayu

HUJAN yang mengguyur Jakarta sejak malam pergantian tahun menyebabkan banjir yang cukup parah di beberapa wilayah Ibukota. Di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur ratusan warga masih terjebak banjir.

Tim Sar Satgas Brimob Batalyon B Pelopor dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro jaya Akbp Lukman SD Malik, SIK  hingga kini masih melakukan proses evakuasi warga khususnya anak-anak, ibu-ibu dan para lansia. 

Proses evakuasi tersebut dilakukan pertahap mengingat derasnya arus air kali Malang yang merupakan banjir kiriman dari wilayah Bogor dan sekitarnya.

"Masih banyak warga yang harus dievakuasi, tapi karena arus yang deras kita lakukan bertahap mulai dari beberapa RT yang bisa dijangkau," kata dia di lokasi evakuasi, Jakarta (1/1).

Dibeberkannya terdapat 9 RT yang terendam banjir dengan jumlah 2.460 jiwa 820 KK diantaranya terdapat 300 balita. Sementara pihaknya menyediakan 3 boat dengan 2 boat besar dan 1 perahu kecil.

"Boat yang kecil itu untuk evakuasi gang yang sempit, kemudian dipindahkan ke boat yang besar," tambahnya.

Pasi Ops Batalyon B Pelopor Akp Imron wahyudi SH, Msi menerangkan boat kecil yang disebut perahu jaka tingkir digunakan untuk masuk gang-gang kecil di perumahan warga korban banjir.

Dia juga menambahkan bahwa aparat tetap mengutamakan keselamatan warga serta anggota tim Sar Batalyon B sendiri, agar tetap dalam kondisi fisik yang prima. Pasalnya, mengingat debit air yang belum juga berkurang, pihaknya menggunakan boat bermotor agar tidak terbawa arus. 

"Untuk ketinggian air sekitar 2 m - 2,5 m dan debit air masih mengalir dan Team SAR Brimob Batalyon B Pelopor masih melaksanakan evakuasi warga ibu-ibu, anak-anak dan orang tua dibawa ke pos RW atau tempat yang lebih tinggi," pungkasnya.(van)

BERITA TERKAIT