01 January 2020, 11:54 WIB

Banjir di Bandara Halim, Penerbangan Dialihkan ke Soetta


Ihfa Firdausya | Ekonomi

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ilustrasi: Bandara Halim Perdanakusuma

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa (31/12) malam hingga Rabu (1/1) pagi mengakibatkan aktivitas penerbangan di Bandar Udara Halim Perdanakusuma lumpuh.

Oleh karena itu, sejumlah penerbangan dengan keberangkatan dari dan dengan tujuan Bandar Udara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan aktivitas penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ditutup hingga waktu yang belum ditentukan untuk alasan keamanan dan keselamatan.

“Untuk alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas di Halim Perdanakusuma kita tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Semua penerbangan dari Halim dialihkan ke Soetta (CGK),” ungkap Polana dalam keterangan resmi, Rabu (1/1).

Menurut Polana, area bandara yang tergenang kurang lebih 500 m. Banjir juga menggenangi area luar bandara hingga membuat penumpang sulit untuk mengakses ke Bandar Udara Halim Perdanakusuma. 

"Sesuai dengan Notam Nomor A0002/20 yang menyebutkan terjadinya standing water di landasan Pacu Bandar Udara Halim Perdanakusuma" jelasnya.

Baca juga: Wapres Sidak Alutsista TNI AU di Halim Perdanakusuma

Pihaknya akan terus memantau situasi di seluruh bandara dan mengambil langkah-langkah tepat sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi dampak dari perubahan cuaca yang diperkirakan akan terjadi hingga bulan Februari.

Perubahan cuaca, lanjutnya, memungkinkan adanya penundaan jadwal penerbangan (delay) dan pengalihan bandara tujuan pendaratan pesawat (divert). Polana berharap para pengguna jasa transportasi udara dapat memaklumi jika adanya penundaan dan divert akibat perubahan cuaca.

“Cuaca ekstrem dan hujan lebat memungkinkan terjadinya delay dan divert penerbangan. Untuk kepentingan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman, saya berharap penumpang dapat memaklumi jika ada delay dan divert akibat cuaca buruk. Semua demi kepentingan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kita semua,” pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT