31 December 2019, 23:22 WIB

Di Ancol, Warga Tunggu Pergantian dengan Berteduh dan Gelar Tikar


tri subarkah | Megapolitan

MI/Tri Subarkah
 MI/Tri Subarkah
Pengunjung memadati lobby dan halaman Ancol Beach City pada Selasa (31/12) malam untuk berteduh saat hujan.

HUJAN yang mengguyur kawasan Ancol pada Selasa (31/12) malam terpaksa membuat para pengunjung berteduh. Salah satu titik yang menjadi tempat bagi para pengunjung untuk berteduh adalah Ancol Beach City.

Pantauan Media Indonesia, para pengunjung memadati lobby luar dan halaman pusat perbelanjaan tersebut. Hal itu membuat lau lintas mobil yang lewat macet.

Para pengunjung menggelar tikar dan duduk santai di sana. Sebagian dari mereka bahkan sudah tidur terlelap. Salah satu pengunjung yang terpaksa berteduh adalah Rayanto, 26. Ia datang bersama istri dan kedua anaknya sejak pukul 16.00 WIB.

"Tadinya mau berenang-berenang, nyenengin anak-anak," kata Rayanto saat ditemui di lokasi, Selasa (31/12).

Warga Bekasi itu mengaku membeli tikar seharga Rp10 ribu agar anak-anaknya dapat tidur. Hal yang sama juga dilakukan Melva, 34. Bedanya, warga Depok itu baru berteduh dari pukul 21.00 WIB.

"Saya enam orang, sama suami, anak empat sama sopir satu," ungkap Melva.

Melva dan keluarganya berencana menikmati malam pergantian tahun di Pantai Carnaval. Namun hal itu urun dilakukannya karena hujan.

"Belum kemana-mana, baru di sini doang, soalnya hujan," katanya.

Di lobby Ancol Beach City, Melva hanya duduk di atas tikar yang dibelinya sebanyak empat buah. Ia memangku putra kecilnya yang sibuk bermain ponsel, sambil menikmati segelas kopi hitam.

"Rencanaya lihat kembang api aja ntar, abis itu pulang," pungkas Melva.(OL-4)

BERITA TERKAIT