31 December 2019, 13:15 WIB

BI: Uang Beredar Meningkat di November 2019


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
 ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Petugas menata uang kartal di Pooling Cash Bank Mandiri, Jakarta

BANK Indonesia mencatat likuiditas perekonomian uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada November 2019. Peningkatan tersebut tumbuh 7,1% year on year (yoy) atau senilai Rp6.072,7 triliun.

Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan Oktober 2019 yang tercatat 6,3% (yoy). Akselerasi pertumbuhan M2 berasal dari peningkatan komponen uang beredar dalam arti sempit (M1).

BI mencatat M1 mengalami peningkatan dari 6,6% yoy pada Oktober 2019 menjadi 10,5% yoy di November 2019. Peningkatan berasal dari peningkatan uang kartal dan giro rupiah.

"Sementara itu, komponen uang kuasi dan surat berharga selain saham tumbuh melambat," demikian petikan keterangan resmi BI, Selasa (31/12).

Baca juga: BI: Uang Beredar Meningkat 7,8% pada Mei 2019

Sementara, berdasarkan faktor yang mempengaruhi, peningkatan M2 di November 2019 utamanya disebabkan peningkatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih, ekspansi operasi keuangan pemerintah serta akselerasi penyaluran kredit.

Tercatat, pertumbuhan aktiva luar negeri bersih meningkat dari 2,0% yoy di Oktober 2019 menjadi 4,6% yoy pada November 2019. Operasi keuangan pemerintah juga tercatat ekspansi sebesar 2,4% yoy, naik pesat ketimbang Oktober yang mengalami kontraksi -10,0% yoy.

"Ekspansi tersebut sejalan dengan peningkatan tagihan sistem moneter kepada pemerintah pusat yang diikuti dengan perlambatan kewajiban terhadap pemerintah pusat," demikian penjelasan BI.

Kemudian penyaluran kredit juga mengalami peningkatan atau tumbuh menjadi 7,0% yoy dibanding Oktober 2019 yang hanya 6,6% yoy. Peningkatan itu, turut mendorong peningkatan uang beredar.(OL-5)

BERITA TERKAIT