31 December 2019, 10:33 WIB

Modernisasi Pelayanan Publik Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat


Bagus Suryo | Nusantara

MI/Bagus Suryo
 MI/Bagus Suryo
Kapolres Malang  AKBP Yade Setiawan Ujung menunjukkan modernisasi pelayanan publik di Polres Malang.

KEPOLISIAN Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, menyatakan progres dan pencapaian kinerja pelayanan publik yang sudah menunjukkan kemajuan signifikan, menjadi modal utama untuk meningkatkan pelayanan pada 2020.

"Perjuangan dalam membangun mindset dan cultureset serta budaya pelayanan di Polres Malang menuai hasil positif secara nyata dan konkret," tegas Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung usai kegiatan rilis akhir tahun 2019, Selasa (31/12/2019).

Yade menyatakan rilis akhir tahun disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja Polres Malang kepada masyarakat Kabupaten Malang khususnya kepada media sebagai corong informasi publik. Selama tiga tahun terakhir, lanjutnya, modernisasi pelayanan publik dalam kaitan reformasi birokrasi dirasakan langsung secara konkret oleh masyarakat. Kini semua petugas sudah menerapkan standar pelayanan prima. Hal itu dipadukan dengan teknologi informasi berbasis daring termasuk personel yang humanis.

Semua sarana prasarana baik manual maupun online melengkapi pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM).

Ada juga inovasi Malang E-Policing di dalamnya 13 layanan kepolisian jadi satu aplikasi. Sistem antrean digital inovasi Simanis dan layanan 3 in 1 Public Service kian memudahkan pelayanan bagi warga Malang selatan. Sejumlah inovasi itu bagian dari inovasi 77 Unggul yang sudah dikembangkan Polres setempat.

"Alhamdulillah selama 2017 dan 2018 dapat nilai pelayanan publik sangat baik. Pada 2019 meningkat dapat A, pelayanan prima," katanya.

baca juga: Tim Gabungan Temukan Miras Oplosan di Tempat Karaoke

Dengan demikian zona integritas di Polres setempat pun terwujud secara utuh setelah ditetapkan sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2018, dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2019. Bagi Polres Malang, semua progres, pencapaian kinerja dan kultur dalam pelayanan publik yang berhasil dicapai selama ini tak lepas dari kerja keras seluruh personel dan peran manajemen media.

"Sebaik apa pun kinerja dan kultur polisi, bila tanpa disampaikan faktanya ke masyarakat oleh media, jadi bukan apa-apa. Sehingga peran media sangat penting bagi Polres Malang," imbuhnya.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT