30 December 2019, 07:20 WIB

Pemerintah tidak Naikkan Tarif Listrik


Mir/Ant/X-3 | Nusantara

PLNESDM
 PLNESDM
Tren Tarif Dasar Listrik Rumah Tangga 

KEPUTUSAN pemerintah tidak menaikkan tarif listrik untuk go­longan pelanggan 900 volt ampere (VA) bagi rumah tangga mampu (RTM) pada tahun depan mendapat apresiasi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif me­­nyatakan pertimbangan tidak menaikkan tarif listrik untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

“Belum (ada penaikan). Kami menjaga kestabilan dulu,” kata Arifin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/12).

Pemerintah menilai rencana penaikan tarif belum diperlu­kan kendati PT Perusahaan Lis­­trik Negara (persero) tengah mengajukan permohonan penaikan tarif kepada Kementerian ESDM.

Pemerintah meminta PLN untuk memverifikasi data golongan pelanggan 900 VA secara akurat sehingga kebijakan penaikan ta­rif tepat sasaran.

“Kami masih mendata lebih de­tail agar tidak salah sasaran, sampai PLN menyiapkan semua datanya,” lanjut Arifin.

Berdasarkan data PLN per 31 Oktober 2019, jumlah pelanggan 900 VA RTM tercatat sebanyak 22,1 juta. Adapun pada 2020, jumlah pelanggan golongan itu akan mencapai 24,4 juta.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radi, mengapresiasi langkah pemerintah tidak menaikkan tarif listrik 900 VA pada 2020 sebagai wujud keberpihakan kepada rakyat.

“Pelanggan 900 VA sebagian tergolong kurang mampu atau rentan miskin. Jadi, keputusan itu menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap rakyat tidak mampu atau miskin,” ujar Fahmy, kemarin.

Di sisi lain, Fahmy juga menyo­roti tidak adanya alasan bagi pemerintah untuk menaikkan har­ga BBM pada 2020. Pasalnya, tiga indikator penentu harga BBM seperti harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan inflasi dalam kondisi terjaga.

“Saya melihat harga minyak du­nia cenderung turun. Kurs rupiah juga relatif menguat di bawah 14.000 per dolar AS dan inflasi terjaga. Saya pikir tidak ada alasan bagi pemerintah un­tuk menaikkan harga BBM, kecuali premium, ya,” ungkap Fahmy.

Dengan tidak naiknya harga BBM dan tarif listrik, lanjut Fah­my, konsumsi masyarakat akan meningkat dan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi didominasi konsumsi rumah tangga.” (Mir/Ant/X-3)

BERITA TERKAIT