30 December 2019, 05:40 WIB

Saatnya Memanen Potensi Wisata


Djoko Sardjono | Nusantara

TIDAK sulit meyakinkan Sri Mulyani­ bahwa potensi wisata di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berpotensi menyejahterakan warga sekitarnya. Bupati Klaten itu sepakat menggelontorkan dana miliaran­ rupiah untuk menyulap kawasan itu menjadi objek wisata, seperti yang diusulkan dinas pariwisata.

“Tahun ini, objek wisata Bukit Sidoguro mendapat kucuran dana Rp2,8 miliar. Tahun depan, dana dengan besaran yang sama juga digulirkan dari APBD,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Wahyu Prasetyo.

Bupati Sri Mulyani pun sepakat, objek yang ada di kawasan Rawa Jombor Permai itu bisa membuka peluang usaha masyarakat. Selain itu, tentu saja bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Objek wisata yang memiliki panorama perbukitan indah dan nyaman ini perlu dijaga dan dipelihara dengan baik,” tegasnya.

Peluang kunjungan wisata di akhir tahun juga tidak dibiarkan lepas oleh pengelola lokasi wisata air panas Padusan, di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto­, Jawa Timur. Setelah ditutup karena air bah, kemarin lokasi itu dibuka lagi.

“Sudah dibenahi. Wana wisata ini dipastikan sudah aman sehingga bisa dibuka untuk umum kembali,” tegas koordinator wisata Padusan, Suharto.

Pembukaan di hari pertama itu mendapat sambutan. Sejak dibuka sampai sore hari, sekitar 500 pengunjung datang ke lokasi.

Kepadatan pengunjung juga terjadi di Pantai Bebas, di lingkungan Danau Toba Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. “Pantai Bebas sudah tertata rapi. Kami senang dan bisa beristirahat di sini,” ujar Frisko, 45, pengunjung asal Padang, Sumatra Barat.

Setali tiga uang, objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, juga diserbu wisatawan. “Di sini pengunjung bisa menikmati pancuran air panas, pemandangan, dan hawa pegunungan yang sejuk,” ungkap Abdul Haris, pengelola.

Rekayasa lalu lintas

Padatnya objek wisata berarti banjir kendaraan di jalan raya. Jalan-jalan di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang setiap akhir pekan sudah macet, semakin sibuk di masa libur akhir tahun. Polisi pun bekerja ekstra­ keras dan melakukan siasat rekayasa jalan untuk mengurai kemacetan.

“Kami melakukan buka tutup jalan untuk mengatasi kepadatan. Penerapan strategi ini paling cocok dipilih untuk kawasan Lembang saat ini,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Eddy Djunaedi.

Di kawasan ini, siasat itu membuat antrean kendaraan mengular hingga 6 kilometer. Kepadatan di Lembang terjadi, selain karena kendaraan yang keluar masuk objek wisata, sebagian mobil pengunjung­ juga diparkir di bahu jalan.

Sementara itu, di Sumatra Utara, konsentrasi polda tidak hanya di area jalan raya. Di Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, misalnya, Tim Gegana Brimob ikut diturunkan untuk pengamanan kawasan.

“Kami menurunkan 10 anggota SAR Gegana Brimob untuk pengamanan, sekaligus memberi rasa aman pengunjung yang bermain air di pantai,” tutur pemimpin Tim Gegana, Komisaris Hendriyanto.

Kemeriahan di akhir tahun juga terjadi pada penyelenggaraan Purbalingga Culture Vaganza di Purbalingga, Jawa Tengah. Aksi 62 kelompok kesenian sanggup menyihir ribuan warga untuk tidak meninggalkan area jalan protokol. (FL/JH/JI/DG/YP/DW/LD/N-2)

BERITA TERKAIT