29 December 2019, 14:32 WIB

Ustadz Yusuf Mansyur: Jangan Takut Punya Keinginan


Mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa
 Istimewa
 Ustaz Kiai Yusuf Mansyur saat mengisi tausiyah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW  di Kompleks Taman Villa Meruya Jakbar, Sabtu (28/12/2019).

DAI kondang Ustaz Kiai Yusuf Mansyur mengingatkan kepada umat Islam bahwa jangan takut punya keinginan. Hal itu dikatakan Yusuf Mansyur saat mengisi tausiyah pada acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang berlangsung di Kompleks Taman Villa Meruya (TVM) Jakarta Barat, Sabtu (29/12/2019) malam.

"Saya mau ingatkan kita semua. Jangan takut punya keinginan. Cukup lafazkan atau katakan saja dulu apa yang menjadi keinginan atau apa yang ingin kita dapatkan. Mau naik haji, Insya Allah akan terwujud. Lafazkan keinginan bangun masjid, Insya Allah akan jadi masjid," kata UYM sapaan akrab Yusuf Mansyur.

UYM menceritakan banyak keinginan terwujud di dunia ini bermula dari cukup menginginkan saja dahulu apa yang ingin didapatkan. Dia mencontohkan bersama Faidal Yuri, sahabatnya, menunjuk beberapa tanah orang untuk bakal masjid yang mau dibangun kelak. Dan, hampir semuanya terwujud.

"Nih ada Bang Faidal saksinya," ucapnya sambil menunjuk Faidal Yuri.

"Saya dulu sesumbar mau bangun 1000 pesantren. Alhamdulillah dikasih Allah bangun 8000 pesantren," ungkapnya lagi.

Acara yang dihadiri sekitar 300 jamaah, berlangsung  di Lapangan/kantor RW TVM Blok C1–bakal lokasi pembangunan Masjid At Tabayyun. Persetujuan Pemprov DKI untuk menggunakan lahan tersebut bagi Masjid At Tabayyun menurut pemrakarsa Ilham Bintang dalam sambutannya, sudah diputuskan 26 September lalu. Rencana pembangunan dimulai awal 2020.

Pemrakarsa Masjid At Tabayyun adalah, Ilham Bintang,  Burhanuddin Andi, Marah Sakti Siregar, Suhanto, Ending Ridwan, Eko Musbandi,  Erlangga, Daud Dachrial, Gumelar Usman, Irwan Mulyono, Afrizal, dan Wasid.

Dalam sambutannya Ketua Panitia Maulid, Marah Sakti Siregar, memaparkan semua kelengkapan persyaratan untuk memperoleh IMB sudah rampung. Pembangunan masjid sudah disetujui oleh para penghuni kompleks, yakni sebanyak 236 warga baik muslim maupun non muslim. Sehingga pembangunan tempat ibadah bisa dilaksanakan.

Irjen Pol (Pur) Burhanuddin Andi selaku pemrakarsa dan Ketua RW di TVM menambahkan bahwa membangun masjid bukan seperti melaksanakan desa. Menurutnya tidak ada yang bisa menghalangi pembangunan rumah ibadah atau masjid. Itu melanggar konstitusi, melanggar komitmen bangsa.
 
"Membangun masjid bukan melaksanakan pemilihan desa, yang parameternya yang menang mendapat dukungan mayoritas suara," kata Burhanuddin Andi.

baca juga: Malam Tahun Baru di Jakarta Dari Hiburan Hingga Nikah Massal

Acara yang dipandu wartawan senior TVRI Wiwien Sri Soendari menampilkan juga Solawat Hadroh yang dipersembahkan oleh tim Hadroh Majlis Taklim Darus Shurur, Karang Mulya. Pada kesempatan itu UYM menambahkan bahwa Allah SWT akan bekerja dan mewujudkan keinginan umat-Nya.

"Inilah bukti kekuatan melafazkan apa yang kita mau karena Allah. Jadi harus berani, Allah SWT akan bekerja mewujudkan keinginan itu," kata bos Pay Trend itu. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT