29 December 2019, 11:49 WIB

Tirta Kanjuruhan Malang Investasi Air Baku Rp36 Miliar


Bagus Suryo | Nusantara

MI/Bagus Suryo
 MI/Bagus Suryo
Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jatim, menginvestasikan Rp36 miliar untuk membiayai peningkatan debit air dan optimalisasi sumber

PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menginvestasikan Rp36 miliar untuk membiayai peningkatan debit air dan optimalisasi sumber. Investasi sebesar itu guna meningkatkan pelayanan masyarakat dengan target penambahan 6.000 pelanggan baru selama 2020.

"Total investasi Rp36 miliar itu dari penyertaan modal pemerintah Rp13 miliar, sisanya investasi sendiri dari Tirta Kanjuruhan," tegas Direktur Umum Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Tutik Widjawati, Minggu (29/12/2019).

Ia menjelaskan debit air yang dioptimalkan itu sumber Ngembul sebanyak 30 liter/detik, Sumberoto 5 liter/detik, Randuagung 20 liter/detik dan Kanigoro 15 liter/detik. Semua sumber air tersebut untuk menambah 6.000 sambungan rumah baru dengan rincian sebanyak 4.000 pelanggan melalui skema hibah dan 2.000 pelanggan reguler. Untuk itu, pihaknya sudah melengkapi perizinan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup terkait percepatan program itu.

Ia mengungkapkan realisasi peningkatan debit dan optimalisasi sumber air, diharapkan segera memperluas pelayanan dan cakupan air bersih merata di 33 kecamatan. Sejauh ini, lanjutnya, kinerja pelayanan sudah menambah 5.104 pelanggan baru sehingga total jumlah pelanggan pada Desember 2019 sebanyak 125.689 sambungan rumah.

Dengan demikian cakupan pelayanan air bersih yang ditopang oleh sumur dan perpipaan di Kabupaten Malang sudah mencapai 96,4%. Nantinya yang belum mendapatkan akses air bersih sekitar 3,6% penduduk kebanyakan di Malang selatan, akan dilayani oleh Tirta Kanjuruhan selama 2020.

baca juga: Konflik Tambang Laut di Babel Rugikan Nelayan Kecil

"Kami tetap berupaya nantinya yang pakai sumur galih beralih ke layanan kami," tuturnya.

Adapun pencapaian kinerja selama 2019 melebihi target. Realisasi pendapatan tahun ini mencapai Rp101,2 miliar dari target Rp98,6 miliar.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT