29 December 2019, 09:34 WIB

Polisi Amankan Bandar Sabu di Diskotek Monggo Mas


Kautsar Widya Prabowo | Megapolitan

TIM Gabungan Direktorat Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya kembali merazia tempat hiburan malam di Ibu Kota Jakarta. Diskotik dan karoke Monggo Mas, Jalan Daan Mogot, Kecamatan Grogol, Petamburan, Jakarta Barat ikut menjadi sasaran. Ratusan polisi tiba pukul 01.51 WIB, langsung berpencar memenuhi bangunan lantai enam tersebut. Seketika muda-mudi yang tengah berjoget diiringi musik dangdut mendadak berhenti.

Mereka diminta untuk berkumpul untuk dimintai Katrtu Tanda Penduduk (KTP) dan menjalani tes urine. Tampak petugas lainya, seperti satuan Brimob dan K-9 menyusuri lorong yang memiliki banyak kamar-kamar untuk difungsikan sebagai karoke. Beberapa kamar terdapat satu hingga dua pemandu karoke dengan pakain sexy tengah melayani pengunjung. Mereka ikut diminta menjalani tes urine. Kemudian dalam proses penggeledan di ruang diskotik lantai lima, petugas kepolisian dari Dit Tipid Narkoba mencurigai adanya kamar yang tekunci.

Petugas kemanan setempat diminta untuk membuka pintu tersebut. Polisi menemukan seorang pria yang tengah bersembunyi, serta membawa tas pinggang berwarna cokelat. Saat digeledah terdapat puluhan paket sabu, korek api, sejumlah uang dan alat hisap bong. Pria tersebut dengan tersendu-tersendu mengaku petugas keamanan di karoke itu. Ia menyebut mendapatkan barang haram dari salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

"Di tempat hiburan berinisial M (Monggo Mas) ditemukan satu orang membawa sabu," ujar Kasubdit IV Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Gusde Wardana di lokasi penggeledahan, Jakarta Barat, Minggu (29/12/2019). Polisi menduga ia merupakan bandar sabu. Hal tersebut berdasarkan temuan dari telpon gengam milik pelaku.

"Satu orang bandar," tambahnya.

baca juga: Ngamen di Masjid, Dua Warga Pakistan Ditangkap

Selain pria tersebut, polisi juga menggelandang petugas keamanan karaoke Monggo Mas lainnya karena ditemukan adanya transaksi jual beli narkoba. Security berpakaian hitam itu juga mengaku baru beberapa hari menggunakan ekstasi. Lebih lanjut, razia gabungan tersebut diakhir pukul 03.17 WIB. Polisi mendapatkan 28 muda-mudi berdasarkan tes urin positif menggunakan narkoba.

"Akan kita tidak lanjuti oleh Polda metro yang lakukan proses penyidikan," pungkasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT