28 December 2019, 21:59 WIB

Wakapolri Kagumi Warisan Nilai Budaya Mendiang Gus Dur


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

MI/Adam Dwi
 MI/Adam Dwi
Suasana haul Gus Dur, Sabtu (28/12)

PRESIDEN keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid atau yang disapa Gus Dur banyak mewariskan nilai-nilai kebudayaan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat hidup rukun dan berdampingan dengan agama lain.

Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono mengaku sangat mengagumi sosok Gus Dur dan juga nilai-nilai kebudayaan yabg diajarkannya.

"Banyak nilai-nilai budaya yang diajarkan Gus Dur. Tentang persaudaraan, kebersamaan, bagaimana kita menghormati nilai-nilai kearifan lokal untuk mencegah terjadinya konflik sosial," Kata Gatot dalam peringatan satu dekade wafatnya Abdurrahman Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).

Gatot yang hadir dalam Rembug Budaya haul Gus Dur menilai permasalahan yang ada di Indonesia saat ini dapat diselesaikan dengan mengamalkan ajaran dari cendekiawan yang terkenal humoris tersebut.

"Oleh karena itulah, konflik-konflik yang muncul terkait masalah-masalah menguatnya politik identitas, masalah paham radikalisme dan media sosial," Ucap Gatot.

"Mari kita jaga kebersamaan itu, toleransi kita tunaikan untuk menjaga Indonesia," Tambahnya.

Gatot juga mengajak kepada masyarakat untuk mengamalkan toleransi sesama manusia untuk menjaga Indonesia ke depannya.

"Betul kita hidup dalam alam demokrasi, tapi bukan berarti kita bebas sebebas-bebasnya, kebebasan dan kemerdekaan itu oke tapi ada batasan-batasan yang harus kita jaga, mari kita jaga bersama kebersamaan itu toleransi kita tunaikan untuk menjaga Indonesia," tandasnya. (X-15)

Baca juga: Inspirasi dalam Merajut Persatuan Bangsa

Baca juga: Menkopolhukam Ajak Rakyat Teladani Gus Dur

Baca juga: Gus Dur Dinilai Layak Disebut Bapak Keadilan Sosial

BERITA TERKAIT