28 December 2019, 19:33 WIB

Pesawat Garuda Pecah Ban saat Mendarat di Biak


Antara | Nusantara

(ANTARA-HO-keluarga penumpang)
 (ANTARA-HO-keluarga penumpang)
Pesawat Garuda Indonesia GA 651 yang pecah ban saat mendarat di bandara internasional Frans Kaisiepo Biak, Sabtu (28/12).

PESAWAT Garuda Indonesia dari Biak, Papua dengan tujuan Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami pecah ban bagian kanan di Bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak sehingga para penumpang harus diinapkan di hotel setempat.

Informasi diperoleh di Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru Bandara Frans Kaisiepo, Sabtu (28/12), hingga pukul 15.30 WIT pesawat jenis Boeing 737 masih terparkir di apron area bandara Internasional Frans Kaiseipo Biak.

Seratusan penumpang pesawat Garuda rute Biak-Makassar dan Jakarta harus transit menginap di salah satu hotel kawasan bandara karena masih menunggu perbaikan ban pesawat bagian kanan.

Saat mendarat di Bandara Frans Kaisiepo Biak, sekitar 100 penumpang sempat panik namun semua dalam keadaan selamat dan sehat walfiat.

Beberapa keluarga penumpang dari Biak mengakui penumpang batal berangkat ke Makassar dan Jakarta mengunakan pesawat Garuda Indonesia 651 pada Sabtu pukul 13.00 WIT.

"Semua penumpang pesawat batal berangkat dan kembali ke rumah menunggu jadwal keberangkatan Minggu 29 Desember 2019," ungkap seorang keluarga penumpang Muskino di posko terpadu bandara.

Kepala Dinas Perhubungan Biak Fransisco Olla ketika dikonfirmasi membenarkan adanya insiden ban pecah pesawat Garuda Indonesia saat mendarat di Bandara Biak.

"Bagaimana kronologis secara detail saya masih menunggu informasi dari pihak Angkasa Pura I dan Stasiun Manager Garuda di Bandara Frans Kaisiepo," kata Fransisco.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Frans Kaisiepo Biak Agus Budiharto hingga saat ini belum memberikan informasi apapun terkait pecah ban pesawat Garuda Indonesia pada Sabtu (28/12).

Sejumlah penumpang pesawat Garuda dengan tujuan Makassar dan Jakarta telah diangkut dengan mobil bus milik perusahaan Gapura Angkasa menuju salah satu hotel di kawasan dekat Bandara Internasional Frans Kaisiepo. (X-15)

Baca juga: Erick Serahkan Dugaan Eksploitasi Pramugari Garuda ke Polisi

Baca juga: Garuda Bakal Tambah Empat Pesawat Baru Pada 2020

Baca juga: Garuda Akan Hentikan Pendirian Anak-Cucu Perusahaan

BERITA TERKAIT