29 December 2019, 01:40 WIB

Harmoni di Tomohon


MI | Weekend

SEUSAI berbasah-basah di pantai Likupang yang masih perawan dan lengang, patut pula kita menikmati wajah lain Sulut. Dataran tinggi Tomohon bisa menjadi kontras yang memesona. Kami mampir ke dua destinasi paling favorit di sana, buat menikmati panorama dan eksotisme lokal.

Menempuh perjalanan 1 jam dari Manado, kami tiba di ­Danau Linow Resort, yang berwujud restoran dengan panorama Danau Linow yang bersemburat hijau. Di sana saya menikmati embusan angin sembari menyesap teh hangat.

Danau yang dipicu peristiwa vulkanis itu diapit Gunung Lokon dan Mahawu. Selain berwarna hijau, airnya terkadang merah tua hingga biru gelap. Hal ini dipicu proses kimiawi dan komposisi belerang.

Tak kalah istimewa, jejak eksistensi turis Tiongkok yang mendominasi wisatawan asing di Sulut terlihat dari tulisan Mandarin di daftar menu. Kondisi ini berkolerasi dengan pernyataan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, yang sempat kami temui di kantornya di Manado, tentang serbuan wisatawan Tiongkok ke wilayahnya.

“Tapi, agar kejadian di Bali, yaitu turis Tiongkok yang sepenuhnya menggunakan fasilitas milik mereka sendiri, tak terjadi di sini, kami sudah antisipasi dengan aturan tegas. Komposisinya, 50% dari kunjungan mereka boleh difasilitasi sendiri, namun sisanya harus menggunakan sumber daya lokal. Hotel, restoran, angkutannya harus milik operator di sini,” ujar Steven saat itu.

Dari Linow, kami beranjak ke spot lain yang tak kalah atraktif, yaitu Pasar Beriman Tomohon. Pasar ini tersohor karena menjual aneka hewan eksotis, mulai kelelawar, tikus hutan, ular sanca, hingga babi hutan.
Di sini kisah tentang pelancong Tiongkok pun kami dapat. Ketika saya berbincang dengan para pedagang yang menyambut hangat, kendati kami hanya berfoto, mereka bercerita jika wisatawan Tiongkok pun tak pernah melewatkan kunjungan ke kios-kios mereka.

“Mereka biasanya beli dan dimasak di dapur-dapur penginapannya,” ujar seorang pedagang babi hutan sambil mengasah pisaunya.

Selain cerita tentang turis Tiongkok yang kian rajin ke Sulut, dari Pasar Tomohon saya membawa pulang kenangan tentang harmoni yang indah. Di sini ada hewan-hewan eksotis dengan para pedagangnya yang sibuk, ada pula para ibu berkerudung yang menjual lemon cui yang digunakan dalam sambal dabu-dabu, ikan roa, hingga belut laut asin. Indonesia yang penuh warna hadir di sini! (Zat/M-2)

BERITA TERKAIT