28 December 2019, 22:00 WIB

Tiga Jenis Sakit Punggung saat Hamil dan Perawatannya


Anda Nurlaila | Humaniora

KEHAMILAN membawa perubahan besar pada tubuh wanita, termasuk punggung. Sejak memasuki masa trisemester kedua sebagian ibu hamil mulai mengalami nyeri punggung akibat bayi yang makin besar.
 
Sekitar 50-80 persen wanita pernah mengalami nyeri punggung dan pinggul selama kehamilan, ungkap dokter chiropraktik Ronald J. Tyszkowski. Sakit punggung merupakan efek samping kehamilan yang normal. Tapi ada beberapa nyeri punggung yang bisa lebih serius.
 
Seperti dilansir dari Parents, ada tiga sakit punggung yang paling sering dirasakan calon ibu.

 

Nyeri Sendi Sacroiliac
 Nyeri dirasakan kala otot punggung seperti tertarik ketika mengubah posisi tubuh berdiri dari duduk, atau bangun dari posisi berbaring.  Nyeri sendi sacroiliac (SJP) umumnya terasa seperti sentakan tajam di kedua sisi punggung atau pinggul yang dapat meluas ke kaki. "Banyak wanita yang mengira mengalami linu panggul, tapi itu adalah sacroiliac," kata Tyszkowski.
 
Kedua penyakit ini mungkin terasa serupa. Konsultasi ke dokter dapat menentukan penyebabnya. Perbedaannya, linu panggul berasal dari kompresi saraf sementara SJP terkait dengan sendi.
 
Keluhan SJP paling sering dirasakan pada trisemester kedua. Robert Atlas dari Mercy Medical Center, di Baltimore mengatakan perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan persendian rileks.  Akibatnya ibu hamil cenderung lebih menyukai satu sisi tubuh daripada lainnya. Hal ini dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit.
 
Mandi air hangat dan penghilang rasa sakit seperti tylenol dapat meredakan nyeri. Konsultasikan ke dokter tentang asupan obat sebelumnya. Pilihan lainnya adalah terapi chiropractor prenatal, untuk menyesuaikan tulang belakang dan membantu memperbaiki ketidakseimbangan berat badan Anda.  Jika penyebabnya fluktuasi hormon, rasa sakit akan mereda setelah melahirkan.
 
Nyeri Tulang Belakang Lumbar
 Lumbar spine pain (LSP) adalah rasa sakit yang menyebar ke seluruh punggung bawah tengah. Tidak seperti nyeri punggung umum yang dimulai setelah perut membesar, LSP biasanya dimulai pada trimester pertama atau kedua.
 
Meski tidak diketahui pasti penyebabnya, ahli menduga masalah ini telah ada sebelum kehamilan dan semakin parah setelah mengandung. Biasanya rasa sakit Pada LSP lebih ringan dan berada pada bagian tengah. Karena LSP bisa sulit didiagnosis, jika Anda kesakitan, temui dokter.
 
Mereka dengan masalah punggung bawah memiliki risiko lebih tinggi mengalami LSP. Perubahan mekanisme tubuh saat hamil cenderung meningkatkan rasa sakit. "Otot-otot perut meregang dan pusat gravitasi bergeser ke depan karena rahim yang tumbuh. Ini menyebabkan ketegangan besar pada otot-otot punggung," kata Dr Warhus.
 
Ada beberapa teknik untuk meredakannya antara lain yoga prenatal. Gerakanring efektif meredakan nyeri. Memodifikasi rutinitas juga dapat meringankannya, seperti mengurangi berdiri yang menambah beban punggung. Rasa sakit juga dapat semakin parah karena stres akibat kelebihan berat badan dan menyebabkan ketegangan punggung dan postur yang buruk.
 
Linu panggul
 Sciatica atau linu panggul dirasakan sebagai nyeri tajam pada pantat, kaki, dan paha Anda. Untungnya, hanya 1 persen dari semua ibu hamil yang mengalaminya.
 
Penyebab linu panggul adalah bayi yang tumbuh di dalam tubuh. Kepala bayi bisa menekan saraf siatik dan menyebabkan cakram yang membengkak atau herniasi, yang menyakitkan. "Duduk di permukaan yang keras atau pijatan dapat meringkankan nyeri," kata Dr. Warhus.
 
Walaupun tidak dapat dihilangkan seluruhnya, menjaga tubuh bugar dan menghindari penambahan berat badan berlebih akan lebih mudah mengatasi rasa sakit. Ketidaknyamanan ini umumnya akan hilang setelah persalinan.


 
Kapan menghubungi dokter
 
Banyak ibu hamil menganggap nyeri punggung sesuatu yang normal selama kehamilan. Tapi jika mengalami salah satu dari hal ini, segera hubungi dokter.
 
Rasa sakit Anda sangat parah d an tidak hilang setelah minum obat penghilang rasa sakit
 
Kebas atau tidak merasakan apa pun di pangkal paha
 
Rasa sakit menyebar ke bawah tulang rusuk Anda yang dapat menandakan terjadi infeksi ginjal
 
Sakit punggung yang disertai demam atau keluarnya bercak darah.
 
Pencegahan Nyeri Punggung Selama Hamil
 
Hindari sepatu berhak terlalu tinggi. Tumit sepatu yang lebih dari 1-1,5 inci dapat menyebabkan rasa sakit. Sepatu hak tinggi secara dramatis menggeser pusat gravitasi ke depan, menyebabkan ketegangan yang tidak semestinya pada otot punggung.
 
Maksimal berat benda yang dapat Anda angkat adalah sekitar 7 kilogram. Otot-otot Anda lebih rileks selama kehamilan. Risiko makin tinggi jika memaksa tubuh mengejan dan mengangkat benda berat.
 
Bungkuk. Postur buruk yang menambah ketegangan pada otot punggung.
 
Mencoba program kebugaran baru yang dapat meningkatkan potensi cidera.  (Medcom/OL-12)

BERITA TERKAIT