28 December 2019, 13:12 WIB

Jimmy Butler Bawa Miami Heat Atasi Perlawanan Indiana Pacers


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

 AFP/Ronald Martinez
  AFP/Ronald Martinez
Aksi dribble Jimmy Butler (kanan) dari Miami Heat dengan dijaga Tim Hardaway Jr saat Miami melawan Dallas Mavericks.

MIAMI Heat mendapatkan persaingan sengit dari Indiana Pacers pada lanjutan Liga NBA 2019-2020 di American Airlines Arena, Miami, Florida, AS, Jumat, (27/12) waktu setempat.

Untungnya, forward andalan Heat, Jimmy Butler bisa menjaga permainan dan membawa timnya menang dengan skor 113-112.

Butler mampu mencetak 20 poin dengan sembilan rebound dan enam asis. Rekannya Bam Adebayo turut membantu Heat mengalahkan laga sengit dengan meraup dobel-dobel 18 poin dan 15 rebound.

Poin yang sama dicetak oleh Duncan Robinson untuk membawa Heat menang di kandang. Dari bangku cadangan, mencetak 14 poin dan 6 asisst.

Pebasket asal Slovenia itu berjasa mengantarkan timnya meraih kemenangan lewat tembakan terukur di sisa waktu enam detik pengujung kuarter empat.

Pacers bukan tanpa perlawanan. Ada tujuh pemain yang berhasil mencetak dobel digit poin. Namun, hal itu tetap tak mampu mengalahkan Heat dihadapan pendukungnya sendiri.

Aaron Holiday menjadi pencetak angka terbanyak dengan 17 poin dan 9 asis. Sementara T.J. Warren dan Jeremy Lamb masing-masing memasukkan 16 poin.

Sejatinya, Pacers unggul terlebih dulu pada kuarter pertama. Mereka memimpin laga dengan skor tipis 27-25. Heat menunjukkan kualitas sebenarnya ketika membalikkan keadaan menjadi unggul 58-55.

Saling kejar-kejaran poin terus dilakukan kedua tim hingga kuarter ketiga. Di kuarter penentu, Heat akhirnya mampu menang dengan berbeda satu poin saja usai lemparan Dragic yang membuat Pacers pulang tanpa poin.

Kekalahan ini membuat pelatih Pacers, Nate McMillan menyayangkan permainan skuatnya yang menurun di kuarter kedua dan ketiga. Timnya telah berusaha lebih keras di kuarter terakhir dan sayangnya harus kalah hanya skor tipis selisih satu poin.

"Permainan laga tergantung pada dua kuarter penentu dan dan kami tidak melakukannya," ujar McMillan."

"Kepemilikan defensif itu di mana jika kami berhenti dan kami mendapatkan rebound dan mungkin memenangkan pertandingan. Saya pikir mereka mendapatkan tiga rebound ofensif dan kemudian kami memiliki kesempatan terakhir tapi kami tidak mencetak angka," tambahnya.

Dengan kemenangan itu, Miami Heat mengantungi rekor menang-kalah 23-8. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Philadelphia 76ers, Minggu (28/12).

Sementara Pacers akan berjuang kembali ke jalur kemenangan dengan bertemu New Orleans Pelicans di hari yang sama. (ESPN/Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT