27 December 2019, 23:45 WIB

Global Influencer School Siap Lahirkan Influencer Mendunia


mediaindonesia.com | Humaniora

GLOBAL Influencer School didirikan bukan untuk mereka yang bertujuan ingin terkenal atau punya banyak follower di media sosial, tetapi untuk mendorong setiap orang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi semesta, terkenal, dan follower bukan tujuan, itu bonus yang tergantung level manfaat yang diberikan.

"Global Influencer School hadir dengan visi melahirkan influencer global yang bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan, mewujudkan keadilan, perdamaian dunia dan peradaban agung yang berdasarkan Pancasila," jelas Hariqo, Co Founder and CEO Global Influencer School dalam presentasinya di Hotel Horison Arcadia, Jalan Pangeran Jayakarta No 73, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).

Menurut Hariqo, Indonesia selalu berada dalam lima besar negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Namun, jika lihat daftar orang-orang paling berpengaruh di dunia tahun ini, Indonesia masih tertinggal, bahkan dari negara-negara yang penduduknya jauh lebih sedikit dari Indonesia.

"Kami belum menemukan orang Indonesia dalam Time 100: The Most Influential People of 2019 dan World's 100 Most Influential People in Digital Government yang dikeluarkan apolitical.co. Demikian juga dalam 100 Atlet Paling Terkenal di Dunia versi ESPN. Sebagai sebuah negara, Indonesia juga tidak masuk dalam 30 negara yang punya kelebihan dalam soft power atau Soft Power Index 2019. Berbagai pemeringkatan itu pantas dijadikan bahan evaluasi, terlepas dari berbagai kekurangannya," jelas Hariqo.

Hariqo menambahkan, potensi Indonesia sangat besar, keberagaman suku, agama, ras, warna kulit yang kita miliki belum maksimal menjadi kekuatan besar. Justru kita sekarang sering ribut untuk hal-hal yang kurang subtansial. Potensi dan energi influencer harus didorong untuk kepentingan nasional, bukan kepentingan golongan atau orang per orang, apalagi kepentingan pihak luar.

Daya tarik Indonesia dari alam dan budayanya sangat melimpah, jika ditambah dengan daya tarik dan pengaruh manusianya, maka Indonesia pasti semakin disegani. Semua orang bisa menjadi influencer lewat jalur jurnalistik, media sosial, bisnis, olahraga, film, musik, dan lain-lain.

"Soft diplomasi yang dilakukan influencer global dari Inggris, Amerika, Prancis, Korea, China, Turki, Rusia sangat terasa di Indonesia, mereka hadir dalam musik, film, olahraga, konten media sosial, dan lain-lain. Global Influencer School hadir membangun kesadaran bahwa setiap anak Indonesia adalah influencer global. Target kita di 2025, ada 500 orang Indonesia yang diidolakan warga dunia, jadi pembicaraan dan pemberitaan di berbagai belahan dunia. Kami mendidik anak-anak usia 16-25 tahun membuat konten dengan lima bahasa yang paling banyak digunakan warga dunia," tambah Hariqo.


Baca juga: Program Indofood Riset Nugraha Ajak Tiga Peneliti Ke Singapura


Sementara itu, King Bagus, founder sekolah ini, mengatakan, Global Influencer School juga didukung aplikasi psikologi pintar yang mampu mendeteksi potensi dan minat individu secara detail, cepat, dan akurat dengan memindai sidik jari.

"Seseorang yang mengenal keunikan dan kekuatannya akan lebih percaya diri dalam mempengaruhi orang lain, karena pada hakikatnya everyone is an influencer," jelas King Bagus.

Ia menambahkan, aplikasi bernama All Smart ini akan membantu calon influencer mengenali minat dan bakatnya, sehingga mereka dapat memaksimalkan potensi itu dengan memanfaatkan berbagai platform digital.

Dukungan untuk kegiatan juga diberikan pihak Hotel Horison Arcadia, Jakarta.

"Global Influencer School ini ide baru, orisinil, dan kami yakin akan memberikan dampak besar untuk kebaikan bangsa Indonesia. Global Influencer School membantu Indonesia memenangi persaingan dunia dengan peningkatan SDM para influencer," ujar Flaviana Ratnasari, General Manajer Hotel Horison Arcadia.

Global Influencer School adalah mimpi yang didirikan pada 1 Agustus 2019 di Jakarta oleh King Bagus dan Hariqo. Visinya ialah melahirkan influencer global yang bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan, mewujudkan keadilan, perdamaian dunia dan peradaban agung yang berdasarkan Pancasila.

Sedangkan misinya ialah meyakinkan setiap orang adalah influencer, mendorong dan membebaskan setiap orang memproduksi konten, mengembangan diri sesuai minat serta bakatnya, menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian, serta memperbanyak kolaborasi. (RO/OL-1)

 

BERITA TERKAIT