27 December 2019, 21:11 WIB

Maia Estianty Ngamuk karena Ditipu Sopir Ojol, Ini Respons Gojek


Antara | Humaniora

AFP
 AFP
Penyanyi Maia Estianty.

SENIOR Manager Corporate Affairs Gojek Alvita Chen angkat suara terkait penipuan berbasis social engineering yang dilakukan salah satu mitra Gojek terhadap penyanyi Maia Estianty.

"Kami tengah menghubungi Ibu Maia mengenai kasus tersebut dan kami siap membantu agar penipu dapat diusut dan ditindak oleh pihak kepolisian," ujar Alvita dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat (27/12).

Dengan kasus tersebut, Gojek juga terus mengingatkan pengguna dan mitra Gojek untuk mengecek kembali jika dihubungi oleh pihak yang mengaku dari Gojek ataupun mitra Gojek.

Gojek juga menekankan, baik perusahaan, mitra, maupun GoFood tidak pernah meminta kode apapun lewat cara apapun.

Dalam akun Instagramnya, Maia Estianty bercerita soal penipuan yang dia alami. Ibunda Al Ghazali itu menjelaskan bahwa aksi penipuan tersebut terjadi saat dia tengah memesan GoFood menggunakan Gopay.

Tangkapan layar Instagram @maiaestiantyreal milik Maia Estianty.

"Tiba-tiba itu sopir ojol bilang mogok, terus dia call mau ganti ubah sopir, dia minta gue klik *21*," tulis @maiaestiantyreal.

"Tau apa yang terjadi? Ternyata itu code kita sedang me-forward data telepon kita ke dia," lanjut Maia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Maia Estianty (M.E) The Queen (@maiaestiantyreal) on

Selanjutnya, Maia mengaku sang penipu melakukan log-in ke akunnya, dan dia mendapat SMS kode OTP (One-Time Password) atau kode verifikasi. Meski Maia tidak memberikan kode tersebut, sang penipu juga mendapat kode tersebut sehingga berhasil menguras isi Gopay-nya.

Tidak hanya itu, sang sopir juga berhasil meretas sejumlah aplikasi yang ada di ponsel Maia, seperti Tokopedia dan WhatsApp. Sang penipu bahkan berhasil membobol akun Tokopedia Maia dan mencoba menggunakan kartu kredit untuk membeli ponsel.

"Gue rasa aplikasi-aplikasi ini boleh canggih, tapi ternyata maling-maling ini jauh lebih canggih," ujar Maia.

"Saran gue buat pemilik usaha aplikasi kayak Gojek, Tokopedia, dll, mestinya kejadian-kejadian kayak gini sudah harus diantisipasi banget," tambah dia. (X-15)

BERITA TERKAIT