28 December 2019, 03:55 WIB

PSSI Finalisasi Kontrak Shin Tae-yong


MI | Sepak Bola

Dok. MI
 Dok. MI
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan 

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kemarin, kembali mengerucutkan kontrak yang bakal diteken Shin Tae-yong sebagai arsitek timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule kembali bertemu dengan mantan arsitek timnas Korsel itu di Hotel Mulia, Jakarta, kemarin. Namun, kedua belah pihak masih enggan membeberkan mengenai isi pertemuan tersebut.

“Belum, belum bahas kontrak. Tadi kami masih bahas soal timnas kekurangannya apa saja. Terus bagaimana ke depannya,” kata Iwan Bule.

Shin Tae-yong juga tak menjelaskan lebih lanjut hasil pertemuannya dengan pengurus PSSI. Ia hanya mengungkapkan bahwa dirinya bakal menghadiri final Liga 1 Putri di Stadion Pakansari, Cibinong, hari ini.

“Ya, besok (hari ini) saya akan melihat pertandingan (di Pakansari). Setelah dari stadion, saya akan pulang dulu ke Korea,” kata Shin.

Tae-yong mengatakan ia butuh waktu untuk mempelajari budaya Indonesia, khususnya dalam hal bahasa. “Soal belajar (bahasa Indonesia) saya pelajari pelan-pelan. Yang saya bisa diucapkan baru ‘terima kasih’,” ujarnya.

“Untuk cuaca di Indonesia tidak begitu berbeda dengan Korea. Jadi untuk adapatasi, pastinya tidak ada masalah,” lanjut Tae-yong.

Sebelumnya, PSSI telah mengungkapkan Shin Tae-yong bakal teken kontrak sekaligus resmi menjadi pelatih timnas Indonesia, Sabtu (28/12).
Saat wawancara dengan surat kabar di Korsel, Tae-yong menyatakan dia hanya bersedia dikontrak tiga tahun dan bertugas menukangi timnas senior, timnas U-23, dan timnas U-20.

Dari tiga level itu, Tae-yong menyatakan lebih fokus memoles timnas U-20 yang bakal tampil di Piala Dunia U-20 yang dilangsungkan di Indonesia pada 2021 mendatang.

Sementara itu, striker timnas Indonesia kelahiran Brasil, Beto Goncalves, mengharapkan Tae-yong mampu mengangkat prestasi sepak bola nasional. Memperbaiki peringkat Indonesia di FIFA yang tengah terpuruk di peringkat 173, selevel dengan negara tetangga, Kamboja.

“Kita harus optimistis pelatih baru ini bisa membawa Indonesia berprestasi,” kata Beto ketika dihubungi, kemarin. (Faj/R-2)

BERITA TERKAIT