27 December 2019, 18:55 WIB

Arus Balik di Tol Trans-Sumatra Tembus 651 Ribu Kendaraan


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

ARUS balik pascalibur Natal terus meningkat. PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 651.298 kendaraan telah melintasi Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS), baik pada ruas yang sudah beroperasi penuh maupun ruas fungsional. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat masa liburan yang masih cukup panjang hingga 1 Januari 2020 mendatang.

Volume kendaraan saat ini khususnya pada ruas jalan tol dari Lampung ke Palembang sepanjang 329 kilometer yang paling banyak dilewati oleh pemudik dari dan ke Pulau Jawa. Terdapat total 13.613 kendaraan keluar dan masuk Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan. Sementara total 20.031 kendaraan keluar dan masuk GT Kayu Agung.

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J Aries Dewantoro, mengatakan, pihaknya memperkirakan kebanyakan pemudik dari dan ke Pulau Jawa masih menikmati waktu liburan bersama keluarga, sehingga belum terjadi kepadatan kendaraan yang signifikan pada hari pertama arus balik ini.

"Ini dapat dilihat dari volume kendaraan yang masuk Pulau Sumatra melalui Gerbang Tol Bakauheni Selatan yang menurun sekitar 19,7% jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, sementara yang keluar Pulau Sumatra menurun sebanyak 18,2%," ujar Aries, Jumat (27/12).

Sementara itu, peningkatan volume kendaraan justru terjadi di Ruas Palembang-Indralaya. Sebanyak 4.430 kendaraan memasukki GT Palembang yang meningkat 23% dari hari sebelumya. Hal ini juga terjadi pada ruas Medan-Binjai di mana volume kendaraan yang keluar GT Binjai meningkat sebesar lebih dari 16% yaitu sebanyak 9.042 kendaraan per hari.


Baca juga: Pelindo I Gelar Bina Lingkungan di Cabang Dumai


Selain keempat ruas tol yang telah beroperasi tersebut, Aries juga menjelaskan bahwa Hutama Karya telah membuka secara fungsional Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 sepanjang 9,5 km pada Senin (23/12).

"Warga cukup antusias dengan dibukanya ruas tol ini. Hingga H+1 libur Natal Kamis (26/12) kemarin saja, sudah ada total 15.040 kendaraan yang keluar dan masuk GT Pekanbaru sejak pertama kali dibuka," ungkapnya.

Aries pun memprediksi bahwa puncak arus balik di Jalan Tol Trans Sumatra akan terjadi pada 1 Januari 2020 nanti. Untuk menghindari kemacetan atau penumpukan kendaraan, Ia menyarankan para pengguna jalan tol yang dioperasikan oleh Hutama Karya untuk memanfaatkan aplikasi HK Toll Apps yang dapat diunduhdi Google Play Store.

"Melalui aplikasi tersebut, pengguna jalan tol bisa mengakses info terbaru mengenai kepadatan lalu lintas, tarif tol, posisi Rest Area, bahkan isi ulanguang elektronik," kata Aries.

Selain melalui HK Toll Apps, para pengguna jalan tol juga bisa mendapatkan informasi tersebut pada buku saku kampanye Selamat Sampai Tujuan (Setuju) yang dibagikan secara cuma-cuma oleh petugas di GT Trans-Sumatra.

Meskipun pihaknya telah menyediakan fasilitas lengkap pada setiap ruas tol yang disertai dengan layanan mobil patroli, ambulans dan derek untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Aries tetap mengingatkan para pengendara untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara.

"Apabila para pengendara merasa kelelahan atau mengantuk, kami imbau untuk tidak memaksakan dan segera menepi atau mencari rest area terdekat. Karena kita semua Setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu," ungkapnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT