26 December 2019, 22:27 WIB

Bombshell, Saat Diam tak lagi Tertahankan


Fetry Wuryasti | Weekend

Dok. Lionsgate 2019
 Dok. Lionsgate 2019
Charlize Theron, Nicole Kidman, dan Margot Robbie dalam Bombshell (2019).

Menjadi jangkar berita atau news anchor di jam utama (prime time) ialah ambisi para perempuan penyiar di industri pertelevisian Fox News Network. Namun sekitar 2016 lalu, terungkap, di balik penampilan tangguh nan dominan para news anchor stasiun televisi ternama di AS tersebut, tersimpan cerita suram eksploitasi seksual oleh bos Fox News saat itu, Roger Ailes.

Sutradara Jay Roach mengangkat skandal nyata pelecehan seksual tersebut ke layar perak melalui film Bombshell, seiring merebaknya gerakan #MeToo di AS. Dengan dramatisasi tentu, kecuali rekaman autentik bukti kasus yang disertakan dalam film berdurasi 108 menit ini.

Plot berpusar pada sosok dua news anchor, Megyn Kelly (Charlize Theron) dan Gretchen Carlson (Nicole Kidman), dengan ambisi dan konflik masing-masing, menjadi senior dalam Fox News dan sebenarnya sangat tahu sisi kelam pelecehan yang terjadi pada sesama pembawa acara di sana.

Kelly, jangkar berita yang juga seorang pengacara selalu tampil bersemangat dan garang. Kecantikannya sempat menarik minat Ailes, yang dengan susah payah ia hindari. Situasi pekerjaannya juga makin rumit usai ia 'bertikai' dengan Donald Trump dalam suatu sesi debat calon Presiden AS saat itu dan menyebabkan loyalis Trump menghujatnya.

Objek pelecehan lain yang tidak secara langsung ingin dibuang oleh Ailes ialah Carlson. Beda tipe dengan Kelly, Carlson tipe jangkar berita dengan kesan ramah dan tak mengancam. Namun, di belakang layar, ia tidak segan menunjukkan antipatinya terhadap perilaku seksisme yang terjadi di kantornya bekerja, juga cara Ailes memerintah.

Pria tua bangka itu mulai menekan, menempatkan Carlson pada jam program dengan rating paling buruk, melecehkan secara verbal betapa Carlson mulai menua, keriput, dan 'sok' feminis. Rupanya aksi 'mendepak' ini terjadi setelah berulang kali Carlson menolak dengan tegas untuk diajak bertransaksi seks dengan Ailes.

Kemudian, ada sosok perempuan ketiga, produser muda Kayla Pospisil (Margot Robbie), yang merupakan tokoh fiktif. Pospisil menyimpan ambisi menjadi jangkar berita di Fox setelah di kantor sebelumnya ia hanya mencapai posisi penyiar ramalan cuaca. Ambisi itu kemudian harus dibayar mahal oleh Pospisil dengan mengorbankan nuraninya sebagai pemeluk kristiani yang taat untuk menjadi objek pemuas nafsu Ailes.

Kedudukan Ailes mulai goyah setelah Carlson, yang diputus kontraknya tanpa alasan solid, mengajukan gugatan hukum atas kasus pelecehan seksual. Gugatan itu lantas diikuti sejumlah pengakuan dari mantan penyiar Fox News lainnya, termasuk Kelly, dan menimbulkan kekagetan (bombshell) publik.

Bombshell, yang juga berarti perempuan berambut pirang, ialah kisah keberanian saat diam menjadi hal yang tak lagi tertahankan, juga kekalahan pada nafsu duniawi. Menyimaknya bisa terasa menyesakkan, tapi sekaligus memantik harapan. (TIME/M-2)

BERITA TERKAIT