27 December 2019, 03:15 WIB

Shin Tae-yong Bawa Tim Tangani Garuda


MI | Sepak Bola

AFP
 AFP
Shin Tae-yong,

PELATIH asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, tidak akan sendirian saat menangani timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun itu akan membawa tim untuk membantu kerjanya melatih skuad ‘Garuda’.

Seperti diberitakan media Korsel Hankook Ilbo, Shin akan membawa pelatih kiper Kim Hae-won dan pelatih fisik Lee Jae-hong di barisan ­kepelatihannya. Keduanya pernah bekerja sama dengan Shin saat menukangi timnas Korsel di Piala Dunia 2018.

“Kami sangat tertantang untuk menaikkan level tim yang berada di bawah kita (Korea). Saya pikir Indonesia memiliki skill yang bagus. Namun, mereka sering mengalami penurunan stamina pada pertengahan babak kedua,” kata Shin.

Dikabarkan, Shin akan dikontrak PSSI selama tiga tahun. Tidak hanya menangani timnas senior, Shin juga ditugasi menangani timnas U-23, serta timnas U-20 yang akan tampil di Piala Dunia 2021.

Perihal durasi kontrak Shin, Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri enggan memberi keterangan detail. Ia mengatakan semua akan jelas saat Shin menandatangani kontrak.

“Ia akan diperkenalkan ­sebagai pelatih timnas Indonesia si Stadion Pakansari, Sabtu nanti. Soal detail ­kontrak, lihat saja nanti saat ia ­menandatangani kontrak,” ungkap Cucu.

Pengamat sepak bola Akmal Marhali mengatakan Shin Tae-yong harus mampu membawa Indonesia meraih gelar Piala AFF 2020. Menurut Akmal, trofi Piala AFF 2020 akan menjadi awal yang baik untuk menorehkan kesuksesan bersama ‘Garuda’. “Saya setuju kalau targetnya untuk juara Piala AFF 2020. Shin harus penuhi itu,” kata Akmal.

Di samping itu, Akmal ­mengatakan PSSI juga harus objektif jika pada akhirnya Shin gagal, tapi penampilan skuad ‘Garuda’ mengalami kemajuan.

Ia mewanti-wanti PSSI harus belajar dari pengalaman dengan Luis Milla yang terlihat memberi perubahan bagi permainan skuad ‘Garuda’ walau secara prestasi dinilai gagal.

“PSSI harus objektif, kalau ada peningkatan kualitas, bisa diperpanjang kontraknya meski ia tak langsung membawa juara,” lanjut Koordinator Save Our Soccer (SOS) itu. (Faj/R-1)

 

BERITA TERKAIT