26 December 2019, 23:20 WIB

Serapan APBD Dinas Perumahan Rakyat Terburuk


MI | Megapolitan

Ilustrasi
 Ilustrasi
Serapan APBD Dinas Perumahan Rakyat Terburuk

PENYERAPAN alokasi APBD DKI untuk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Jakarta menduduki posisi teratas dari urutan penyerapan anggaran paling rendah dari 58 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKI.

Menurut data dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, nampaknya masih ada enam SKPD yang nilai penyerapan anggarannya masih merah atau di bawah 65 persen.

Setelah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota DKI Jakarta yang hanya menyerap 44,18% (Rp804,47 miliar) dari total anggaran sebesar Rp1,82 triliun, Dinas Sumber Daya Air DKI nomor dua dengan serapan 50,36% (Rp1,95 triliun) dari total anggarannya Rp3,87 triliun.

Posisi ketiga adalah Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertahanan DKI dengan penyerapan anggaran sebesar 54,01% (Rp360,15 miliar) dari total anggarannya senilai Rp666,74 miliar.

Posisi keempat, Dinas Bina Marga DKI 55,93% (Rp2,10 triliun) dari Rp 3,76 triliun, dan kelima  Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI 62,52% (Rp723,5 miliar) dari anggaran totalnya Rp1,15 triliun. (Ssr/J-1)

BERITA TERKAIT