26 December 2019, 16:54 WIB

Susi: Ekspor Benih Lobster Untungkan Vietnam


Thomas Harming Suwarta | Ekonomi

MANTAN Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti masih terus mengawal kebijakan rencana ekspor benih lobster oleh Menteri KKP Edhy Prabowo.

Kali ini dia menyebutkan bahwa polemik lobster ini sangat terkait dengan peredaran uang dalam jumlah besar dan keterlibatan oknum besar dan kuat di balik upaya penyelendupan benih selama ini. Bahkan diakui Susi saat dia menjabat terutama 1-2 terakhir menjelang akhir masa jabatan penyelundupan cukup masif dan dia sendiri tidak mampu mencegahnya.

"Dua tahun terakhir terutama 1 tahun terakhir, saya tidak mampu menggagalkan penyelundupannya dengan significant. Terlalu besar uangnya hingga backing oknum-oknum besar dan kuat ikut," kata Susi melalui akun twitternya @susipudjiastuti, Kamis (26/12).

Susi yakin, jika Indonesia konsisten menghentikan ekspor benih lobster maka industri pembibitan Lobster Vietnam akan hancur. "Tanpa bibit Lobster dr kita Vietnam punya Ekspor Lobster dan Industri Pembesaran Lobsternya akan Hancur dan Rontok."

Pada Presiden Jokowi Susi meminta agar rencana ekspor benih ini dihentikan. "Pak President Yth, bila penyelundupan bibit Lobster bisa dihentikan, gagalkan; pengambilan bibit dengan kedok untuk pembesaran maka akan hancur dan runtuhlah Industri Pembesaran( bukan budidaya) Vietnam. Kurang dr 10 negara di dunia yang punya jenis lobster ini," kata Susi.

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta Menteri Edhy untuk tidak gegabah mengambil kebijakan terkait lobster ini. Edhy mengaku sudah melapor soal rencana kebijakan itu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, Jokowi berpesan agar pihaknya tak gegabah dalam membuat kebijakan. Plus dan minus kebijakan harus diperhatikan dengan baik. "Kami sudah lapor, beliau (Jokowi) minta tolong kebijakannya jangan gegabah. Ini hitung yang baik, sudah kok arahan beliau jelas," ucap edhy.(OL-4)

BERITA TERKAIT