26 December 2019, 10:39 WIB

Jelang Akhir Tahun 2019, Rupiah Menguat 4 Poin


Antara | Ekonomi

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Ilustrasi: Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (27/11/2019). 

MENJELANG libur akhir tahun 2019, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta hari ini, Kamis (26/12) pagi, menguat empat poin. Hal ini tercatat pada pukul 9.44 WIB, rupiah bergerak 0,03% menjadi Rp13.975 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.979 per dolar AS.

"Dalam perdagangan hari ini, rupiah akan menguat karena dukungan eksternal dan internal yang begitu kuat sehingga di akhir tahun ini mata uang garuda akan ditutup di bawah Rp14.000. Ini capaian yang luar biasa bagi pemerintah saat ini," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (26/12).

Dari eksternal, pasar optimistis hubungan AS-Tiongkok kembali harmonis setelah kedua negara mencapai kesepakatan damai dagang fase I yang sepertinya akan diteken pada awal bulan depan. Salah satu poin dalam kesepakatan tersebut adalah Tiongkok berkomitmen untuk membeli lebih banyak produk AS dan mengurangi hambatan impor.

Ini dilakukan untuk menurunkan defisit perdagangan AS dengan Tiongkok yang menjadi perhatian utama Trump. Tiongkok serius dengan komitmen tersebut.

Baca juga: Inilah Penyebab Menguatnya Rupiah Pada Hari Ini

Pada pertengahan bulan ini, Kepala Kantor Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengungkapkan Tiongkok setuju menambah pembelian hasil pertanian AS senilai 32 miliar dolar AS dalam dua tahun ke depan. Namun Tiongkok juga mengkritik AS mengganggu di Hong Kong, Taiwan dan hal-hal lain yang dianggapnya internal.

Dari internal, Ibrahim menilai reformasi di bidang birokrasi, keuangan dan lainnya yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia membuahkan hasil manis di akhir tahun ini.

"Ini semua berkat kerja sama yang apik dengan pelaku bisnis dan yang terpenting kondisi politik dalam negeri yang stabil," ujar Ibrahim.

Pemerintah juga berfokus terhadap pengurangan impor migas sebesar 50% melalui implementasi B20 dan B30, tahun depan akan diluncurkan B100 sehingga Indonesia bisa mengekspor biodiesel.

"Sehingga akan berdampak terhadap CAD yang akan terus membaik di tahun depan," ungkapnya.

Ibrahim memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.935 per dolar AS hingga Rp13.990 per dolar AS.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT