26 December 2019, 08:20 WIB

BPIP Minta Pemda dan FKUB Ikut Jaga Kerukunan


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/Ardi Teristi Hardi
 MI/Ardi Teristi Hardi
Staf Khusus BPIP, Romo Benny Susetyo.

STAF Khusus Dewan ­Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo berharap pemerintah daerah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) berperan aktif menjaga kerukunan di daerah masing-masing.  

“Kalau ada masalah, pemerintah daerah bersama FKUB ini harus menyelesaikan permasalahannya melalui musyawarah mufakat. ­Jangan kemudian kepala daerah malah lepas tangan,” kata Romo Benny.

Menurut Romo Benny, meskipun masyarakat ­Indonesia sudah melaksanakan ­toleransi dalam kehidupan sehari-hari, harus diakui praktik intoleransi juga masih terjadi.

“Memang ada sebagian kecil masyarakat kita yang intoleran, tapi hampir semua negara mengalami itu,” imbuh anggota Gerakan Suluh Indonesia itu.   

Ia mengatakan perbedaan-perbedaan di masyarakat seharusnya dapat diselesaikan bersama dengan prinsip musyawarah mufakat yang sudah menjadi ciri khas peradaban masyarakat bangsa ini sejak lama.

“Jadi, kalau ada pelarang­an ibadah dan lainnya, perlu ada musyawarah mufakat untuk diberi pengertian dan penjelasan bahwa pelarangan ibadah itu tidak dibenarkan karena ibadah setiap agama itu dijamin konstitusi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Romo ­Benny, perlu ada ­penguatan kultur ­kebangsaan di ­ma­syarakat untuk memperkuat toleransi ­antarsesama anak bangsa.

Di sisi lain, Liga Muslim Dunia (Rabithah Al Alam Al Islami) dan MPR Indonesia memiliki komitmen bersama untuk menolak diskriminasi umat beragama. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid setelah pertemuan dengan Sekjen Liga Muslim Dunia, Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa, di Arab Saudi.

“Kami bertemu dengan Ketua Rabithah Al Alam Al Islami (Liga Muslim Dunia) untuk menguatkan komitmen menolak setiap tindak ke­kerasan atas nama agama dan sekaligus membantu sesama muslim yang mengalami diskriminasi dan ­kekerasan kemanusiaan,” ujarnya.

Jazilul mengatakan Sekjen Liga Muslim Dunia ­berencana mengunjungi Indonesia pada Februari 2020.

 Di Indonesia, Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa akan hadir di Gedung MPR RI ­sekaligus menyampaikan ­pidato di hadapan tokoh-tokoh organisasi kemasyarakat­an (ormas) Islam yang ada di Indonesia. (Cah/Zuq/Iam/An/Pro/P-1)

BERITA TERKAIT