25 December 2019, 23:40 WIB

Jumlah Korban Bencana Alam Bertambah


MI | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
Tanggul Jebol

DERASNYA hujan menguncang petani di Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Rabu (25/12), tanggul Sungai Gamping yang membelah dua desa, yakni Karangasem dan Burikan, jebol, sehingga banjir bandang menenggelamkan ratusan hektare sawah.

“Tanggul jebol di tiga titik, dua di Burikan dan satu di Karangasem. Jika air tidak cepat surut, padi yang baru berumur satu bulan terancam mati,” ungkap Kepala Desa Karangasem, Surono.

Tanggul di wilayah ini dibuat dengan konstruksi tanah. Karena banyak lobang tikus, tanggul tak mampu menahan arus deras, sehingga jebol.

“Kami sudah minta tanggul dibangun lagi dengan beronjong ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Tanpa itu, banjir akan terus datang,” lanjut Surono.

Nahas juga dialami Hatimah, 45, warga Pelenggian, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Hujan deras membuat tebing di Desa Bkuuran longsor dan menimbun nenek dua cucu itu.

“Saat kejadian, korban tengah bekerja mengangkut tanah untuk membuat genting. Dia tidak berdaya melarikan diri, saat bukit di atasnya longsor,” ujar Heri, 41, saksi mata.

Cuaca yang tidak bersahabat menghembalang tiga kecamatan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Di Kecamatan Berbah, sejumlah pohon tumbang, salah satunya menutup akses jalan. Sementara di Kecamatan Gamping, pohon tumbang membuat tiga rumah rusak, serta jaringan listrik dan kabel telepon putus.  

“Tidak ada korban dalam peristiwa ini,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makwan.
Kengerian juga menghinggapi warga di sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur.
Awal musim penghujan, di Kabupaten Manggarai, misalnya, hujan deras disertai petir terus menerus menyambar.

“Belum ada laporan kejadian bencana karena peristiwa alam itu. Namun, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” papar Petugas BPBD Manggarai Putri F Utami.

Di wilayah lain, demi mencegah datangnya bencana, sejumlah antisipasi dilakukan. Di Sigi, Sulawesi Tengah, Bupati Mohammad Irwan Lapata menggerakkan seluruh potensi di wilayahnya untuk mengeruk sungai.

BPBD Sumatra Selatan juga mewaspadai kejadian banjir yang dimungkinkan terjadi di bagian hilir, seperti di Kabupaten Muratara, Musi Rawas, Penukal Adab Lematang Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Komering ilur. “Longsor rawan terajdi di Empat Lawang, Muara Enim, Ogan Komering Ulu Selatan dan Lahat,” ungkap Kepala BPBD Iriansyah. (JS/MG/AU/PO/TB/DW/BB/BK/LD/UA/RF/N-2)

 

BERITA TERKAIT