25 December 2019, 19:25 WIB

Gerhana Matahari akan Menyapa Seluruh Daerah di Aceh


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

GERHANA matahari akan menyapa seluruh kabupaten/kota di Aceh pada Kamis (26/12) besok, tetapi hanya di Simeulue dan Aceh Singkil yang dilewati fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC).

Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan, data dan visualisasi gerhana di daerah Tanah Rencong itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.08-13.56 WIB atau sekitar 3 jam 45 menit 52 detik.

"Gerhana matahari cincin di Aceh terjadi di Simeulue dan Aceh Singkil. Untuk kawasan Simeulue, gerhana matahari akan dimulai pukul 10.07 WIB lewat 6 detik," katanya di Simeulue, Rabu (25/12).

Kemudian dia menyebutkan GMC terjadi pukul 11.53 WIB lewat 51 detik, selanjutnya puncak GMC pada pukul 11.55 WIB lewat 20 detik dan akhir GMC pada pukul 11.56 WIB lewat 54 detik dan gerhana berakhir pada pukul 12.54 WIB lewat 38 detik.  

Lebih lanjut, kata dia, untuk kawasan Aceh Singkil gerhana mulai terjadi pada pukul 10.10 WIB lewat 25 detik. Kemudian gerhana cincin terjadi pukul 11.59 WIB lewat 27 detik, sedangkan puncak cincin pada pukul 12.00 WIB lewat 33 detik dan akhir GMC pada pukul 12.01 WIB lewat 40 detik, serta berakhir gerhana pada pukul 13.59 WIB lewat 33 detik.


Baca juga: Bosscha Ajak Masyarakat Nonton Bareng Gerhana Matahari Cincin


"Fenomena gerhana matahari cincin secara umum menyapa tujuh provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Sementara daerah lain hanya terjadi gerhana matahari sebagian berkisar 60 hingga 94%," katanya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Daud Pakeh, mengatakan, pengamatan GMC di Simeulue, dengan menyiapkan 10 unit teleskop serta 500 kacamata filter ND5.

Kata dia, pemantauan berpusat di halaman Masjid Baiturrahmah Simeulue, serta juga akan shalat sunnah kusuf (gerhana matahari) yang diimami oleh Imam Besar Masjid Baiturrahman Simeuleu dan khatib Ustaz Suhrawardi Ilyas.  

"Masyarakat yang ingin menyaksikan matahari cincin diperbolehkan untuk datang ke lokasi. Pengunjung diberikan kacamatan gerhana dengan filter ND5," katanya.

Kemenag Aceh mengimbau seluruh masyarakat untuk melaksanakan salat kusuf di masjid atau musala. Pihaknya juga mengirim surat edara ke kantor Kemenag kabupaten/kota di Aceh tentang adanya GMC dan seruan salat kusuf.

"Surat edaran sudah kami kirim ke seluruh Kankemenag seluruh Aceh, instansi terkait, ormas Islam, agar masyarakat melaksanakan salat kusuf di masjid dan musala bertepatan pada hari peringatan tsunami Aceh," katanya. (Ant/OL-1)

 

 

BERITA TERKAIT