25 December 2019, 15:48 WIB

Wisatawan Diingatkan Waspada Mandi di Pantai


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

WISATAWAN yang ingin menghabiskan libur Natal dan tahun baru (Nataru) di sejumlah destinasi Pantai di Sungailiat Bangka diingatkan untuk waspada. Pasalnya kerap terjadi korban tewas tenggelam saat mandi di pantai-pantai tersebut.

Hal tersebut diingatkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa untuk
mengantisifasi adanya korban tewas tenggelam di pantai saat libur Nataru.

Ia menyebutkan, keindahan pantai yang berada di Sungailiat Bangka selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menghabiskan liburan bersama keluarga.

Pantai-Pantai itu disebutkan Mikron adalah Pantai Tanjung Pesona, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Matras, Pantai Batu Bedaun, Pantai Tikus Emas dan Pantai Rambak.

"Yang selalu memakan korban tewas tenggelam setiap tahun adalah Pantai Rambak dan Matras. Namun pantai lainya juga harus tetap di
waspadai," kata Mikron, Rabu (25/12).

Hal ini menurut Mikron di sebabkan pantai di sepanjang Sungailiat Bangka ini berombak tinggi dengan kondisi pantai yang dalam.

"Pantai di Bangka ini ombaknya besar bergulung, terus di dekat bibir pantai langsung curam bukan landai sehingga membahayakan kalau mandi terlena, ombak akan menyeret siapapun yang mandi ke tengah," ujarnya.

Karena berbahaya, lanjutnya pelaku wisata di Pantai selalu memberikan papan informasi larangan mandi untuk mengingatkan wisatawan.

Kondisi pantai yang ada di Bangka ini, berbeda jauh dengan pantai-pantai lainya seperti Takari, pantai Pukan, Pantai Temberan, Pantai Air Anyir dan Pantai Pasir Padi.

"Kalau pantai-pantai itu kondisinya landai, sehingga tidak membahayakan bagi anak-anak yang ingin mandi dan bermain air, tetapi tetap dalam pengawasan orang tua,"ucap Mikron.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang ingin berlibur ke pantai. Pihaknya bersama Basarnas, Laskar Sekaban, Kepolisian dan TNI Sudan mendirikan posko di sejumlah pantai.(OL-11)

BERITA TERKAIT