25 December 2019, 15:30 WIB

Perayaan Natal di Kupang Berjalan Khidmat


Palce Amalo | Nusantara

PERAYAAN Natal di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (25/12/2019) berlangsung aman dan khidmat. Polda NTT mengerahkan lebih dari 2.469 personel untuk mengamankan
perayaan natal di seluruh gereja. Jumlah itu belum termasuk pengamanan yang dilakukan ormas dan pemuda dari agama lainnya seperti Islam dan Hindu, serta pengamanan dari anggota TNI, Satpol PP dan dinas perhubungan.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang' yang ditetapkan secara nasional oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) bersama Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI).

"Tema ini mengajak umat Kristen untuk hidup saling mengasihi sebagai bentuk pengamalan kasih Allah dan kasih kepada sesama manusia," kata Pendeta Yaksi Nuban Timo saat menyampaikan khotbah natal di Gereja Efata, Kota Kupang.

Menurutnya perintah saling mengasihi tersebut mengandung tiga unsur yakni mengasihi orang-orang yang memiliki garis keturunan yang sama, orang-orang yang tidak seiman, dan bukan garis keturunan yang sama.

"Perintah saling mengasihi ini juga ada hubungannya dengan kehadiran Yesus Kristus sebagai imanuel (Allah menyertai manusia)," tambah pendeta Yaksi Nuban Timo.

baca juga: Tebing Longsor Menewaskan Pekerja Pabrik Genting

Ibadah natal di gereja tersebut dihadiri sekitar 580 jemaat dimulai pukul 07.00 Wita. Seperti para perayaan malam natal, Selasa (24/12) malam, panitia natal juga membangun tenda di halaman gereja untuk menampung umat yang akan beribadah. Sementara itu tidak ada laporan gangguan keamanan selama berlangsungnya ibadah natal di daerah itu. Namun, pengamanan di gereja serta pusat-pusat pembelanjaan, terminal, dan bandara masih terus berlangsung. Hal itu untuk memberikan kenyamanan kepada warga untuk beribadah maupun yang berbelanja dan mengisi liburan natal dan tahun baru. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT