24 December 2019, 17:00 WIB

Hari Ibu, Danone Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

Dok. Danone Indonesia
 Dok. Danone Indonesia
Perayaan hari Ibu Danone di Semarang, Jawa tengah

PEREMPUAN berperan penting untuk mendorong kemajuan Indonesia dengan kemampuan dan potensi yang mereka miliki di berbagai bidang. Kesempatan dan lingkungan kerja yang mendukung adalah faktor penting yang membuat perempuan dapat terus berkarya dan berdaya.

Komitmen mendukung pemberdayaan komunitas perempuan ditegaskan oleh Danone Indonesia di acara peringatan Hari Ibu yang dipusatkan di Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Peringatan Hari Ibu juga dijadikan momentum mendukung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia di Kalijodo Jakarta dan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang.

VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Ukraina mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan perempuan. Hal ini diwujudkan dengan berbagai inisiatif baik melalui produk yang dihasilkan, layanan dan akses yang disediakan, serta program sosial dan kebijakan perusahaan.

“Dari total lebih dari 15.000 orang karyawan kami di seluruh Indonesia, kami memberikan kesempatan yang sama untuk karyawan perempuan agar bisa berkembang secara profesional di perusahaan tanpa melupakan peran mereka sebagai perempuan dan ibu.” katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga : Hari Ibu, Sri Mulyani Berbagi Kisah soal Ibunya

Dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah ibu dan anak, Danone mengimplementasikan kebijakan cuti melahirkan 6 bulan untuk karyawan perempuan, konseling dan mentoring karir, serta kesempatan talent exchange ke berbagai negara.

"Sebagai perusahaan yang berfokus pada penyediaan nutrisi dan hidrasi sehat, Danone juga menyediakan program pendampingan 1.000 Pelangi untuk mengedukasi karyawan tentang pentingnya nutrisi dan hidrasi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan hingga menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang laktasi yang memadai dan daycare,” jelas Vera.

Selain kebijakan, Danone juga melakukan berbagai insiatif sosial untuk mendorong pemberdayaan perempuan. Diantaranya program Rumah Tempe yang membantu ibu di Desa Geneng, Klaten, Jawa Tengah untuk memiliki kemandirian ekonomi sekaligus menyediakan makanan sehat bagi warga.

Program pemberdayaan perempuan lainnya adalah Aqua Home Services (AHS) yang memberikan kesempatan kerja bagi 7.300 ibu serta program pemberdayaan di Sembilan Recycled Business Unit yang memberikan dampak bagi pekerja informal perempuan dan 9.000 pemulung dari pengumpulan dan pemilahan sampah plastik.

Danone juga mengembangkan program Rumah Srikandi dengan membuat kebun sayuran sehat dan Kampanye Isi Piringku yang dimotori oleh kader perempuan lokal yang tinggal di sekitar pabrik.  

Baca juga : Angka Kematian Ibu dan Perceraian Pekerja Migran Masih Tinggi

Atas berbagai inisiatif tersebut, di tahun ini Danone Indonesia juga mendapatkan penghargaan sebagai Best Companies to Work in Asia 2019 yang diselenggarakan oleh HR ASIA, sebuah lembaga publikasi media internasional.

Kontribusi sosial perusahaan terhadap perempuan juga mendapatkan apresiasi besar dari para pemangku kepentingan dan komunitas.

“Kami ingin terus dapat berkontribusi positif pada pemberdayaan perempuan baik melalui produk, layanan, kebijakan maupun program. Bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI), kami akan bekerja sama untuk mendorong tata kelola perusahaan yang lebih baik untuk mendukung perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi industri," kata Sarah Angelique, Government and External Scientific Affairs Lead, Danone Indonesia. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT