24 December 2019, 08:05 WIB

Libur Nataru, Pengembang Jaring Investor di Bali


Mediaindonesia.com | Nusantara

Ist
 Ist
Libur Nataru, Pengembang Jaring Investor di Bali

LIBURAN akhir tahun bersama keluarga sudah menjadi semacam tradisi bagi keluarga di Indonesia. Selain ke luar negeri, Bali selalu menjadi destinasi wisata untuk menghabiskan liburan pergantian tahun. 

Hampir semua objek wisata di Bali dipenuhi oleh turis dalam negeri dan mancanegara. Mereka berbondong-bondong ke mal untuk belanja, makan, ataupun sekadar hangout.

Momentum istimewa akhir tahun ini tak pernah luput dari para pengembang  untuk mempromosikan proyek-proyek propertinya di Pulau Dewata. 

“Di saat Desember banyak sekali keluarga yang berlibur ke Bali. Sebagian mungkin tidak berniat berinvestasi properti di Bali. Namun, begitu lihat lokasi dan potensinya, tidak sedikit dari mereka yang tertarik dan langsung membeli rumah dan kavling di proyek kami,” kata Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, yang sedang 'memamerkan' proyek Ciputra Beach Resort di Beachwalk Mall, Kuta, Bali, Senin (23/12).

 

Baca juga:   Hasil Karya Tiga Besar Gagasan Desain IKN Dipertajam di 2020

 

Menurut Raditya, data statistik membuktikan di setiap liburan Natal dan Tahun Baru merupakan puncak tertinggi penjualan di proyeknya. Nilainya bisa mencapai 30% dari transaksi setahun. Sebagian besar pembelinya ialah orang-orang berduit dari dua kota besar, Jakarta dan Surabaya, yang sedang berlibur di Bali. 

Di bulan ini, kata Raditya, Ciputra Beach Resort  menggelar pameran di dua mal besar di Bali, yaitu Beacwalk Mall (Kuta) dan Trans Studio Mall Bali (Denpasar). Kedua pameran itu berlangsung mulai 23 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

“Kami juga menyediakan transportasi pulang pergi, dari tempat pameran ke lokasi proyek,” jelas Raditya.

Di pameran kali ini,  Ciputra Beach Resort yang berlokasi di Tabanan, di pinggir pantai Yeh Gangga,  menawarkan rumah berkonsep vila Nivata Residence dan tanah kavling sebagai investasi yang sangat menguntungkan, di mana harga yang ditawarkan sangat menarik mulai dari Rp3 miliar. Kawasan Nivata Residence sendiri berdiri di atas lahan seluas 6 hektare.

Raditya menjelaskan, membeli tanah kavling di Ciputra Beach Resort menguntungkan, sebab berada dalam satu kawasan yang dikembangkan dengan konsep danmasterplan yang mengintegrasikan antara hunian, fasilitas kawasan, dan alam (pantai). 

Selain lokasinya yang strategis dan berpeluang besar untuk tumbuh berkembang, lokasi proyek ini sangat alami, jauh dari hingar-bingar, sangat cocok untuk destinasi rest and relax, healthy tourism.

“Karena itu, kami optimis penjualan resor dan kavling di liburan Natal dan Tahun Baru kali ini akan lebih baik dibanding tahun lalu. Apalagi banyak kalangan yang optimis tren pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan terus membaik, imbas positifnya salah satunya pasti ke properti, dan Bali masih terus menarik sebagai investasi premium dan bergengsi di Indonesia,” pungkasnya. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT