24 December 2019, 09:35 WIB

Bus Terjun ke Jurang, Dugaan Sementara Rem Blong


Dwi Apriani | Nusantara

MI/Dwi Apriani
 MI/Dwi Apriani
Proses evakuasi korban bus jatuh ke jurang di  Lematang, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa (24/12/2019).

BUS Sriwijaya dengan tujuan Bengkulu-Palembang mengalami kecelakaan dan terjun ke jurang di liku Lematang, Pagaralam, Sumatra Selatan, Selasa (24/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibatnya 24 penumpang meninggal dunia dan 13 penumpang dirawat di RS Besemah Pagaralam.

Dari hasil olah TKP, polisi menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan adalah rem blong. Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kasat Lantas Iptu Rizky Mozam mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

"Dugaan sementara kecelakaan ini karena rem blong. Akibatnya bus tidak bisa dikendalikan dan terjun ke jurang di liku Lematang tersebut," kata dia, Selasa (24/12/2019).

Rizky menjelaskan, dalam kejadian tersebut bus Sriwijaya tujuan Bengkulu-Lampung mengalami kecelakaan tunggal.

"Sebelum jatuh ke jurang bus ini terlebih dahulu menabrak tembok penahan Liku Lematang dan jatuh ke bawah aliran Sungai Lematang dengan ketinggian kurang lebih 80 meter," ujarnya.

baca juga: Bus Jatuh ke Jurang, 24 Penumpang Tewas

Saat ini Polres Pagaralam terus melakukan upaya evakuasi korban bersama tim gabungan. Pasalnya masih ada korban yang terjebak di dalam badan bus.

"Saat evakuasi sedikit sulit, karena bus itu masuk ke jurang di aliran Sungai Lematang. Sebagian badan bus berada di aliran sungai, sehingga petugas evakuasi harus menyelam untuk bisa mengambil tubuh korban," tandasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT