24 December 2019, 06:10 WIB

Pangeran Harry-Meghan Markle, Rayakan Natal di Kanada


Indriyani Astuti | Hiburan

PANGERAN Henry Charles Albert David atau lebih dikenal dengan nama Harry, 35, dan istrinya, Duchess Meghan Markle, 38, memilih untuk menghabiskan liburan enam minggu akhir tahun mereka di Kanada daripada di Inggris.

Para anggota kerajaan Inggris itu terbang ke Kanada bersama putra mereka, Archie, yang berusia tujuh bulan. Menurut surat kabar Daily Mail, ibu Meghan, Doria Ragland, akan terbang dari Los Angeles, Amerika Serikat, untuk menghabiskan Natal bersama Harry, Meghan, dan Archie.

"Duke of Sussex sering berkunjung ke Kanada selama bertahun-tahun dan itu juga rumah bagi The Duchess selama tujuh tahun sebelum dia menjadi anggota keluarga kerajaan. Mereka menikmati berbagi kehangatan orang-orang Kanada dan keindahan pemandangan dengan putra mereka," ungkap seorang juru bicara Istana Buckingham, seperti dilansir Reuters.

Duke dan Duchess of Sussex memilih habiskan waktu pribadi bersama keluarga di Kanada dan mencerminkan pentingnya negara persemakmuran ini bagi pasangan yang menikah pada 2018 itu.

Meghan sebelumnya tinggal di Toronto saat berakting dalam serial TV Suits dan memiliki sejumlah teman dekat di Kanada. Para sahabat yang berbasis di AS juga dikabarkan telah menuju Kanada untuk mengunjungi keluarga kerajaan itu.

Istana Buckingham sebelumnya mengumumkan bahwa pasangan itu tidak akan menghabiskan Natal ini dengan para anggota kerajaan lain di Sandringham. Anggota kerajaan Inggris memang mempunyai agenda rutin bergabung dengan Ratu Elizabeth II di Sandringham House untuk liburan.

 

Disambut di Twitter

Setelah dikonfirmasi Istana Buckingham bahwa keluarga Pangeran Harry akan menghabiskan liburan di Kanada, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau segera menyambut mereka lewat cicitan di Twitter.

"Pangeran Harry, Meghan, dan Archie, kami semua berharap perjalanan Anda di Kanada penuh kedamaian dan keberkahan. Di sini, Anda berada di antara teman-teman dan selalu diterima di sini," cicit Trudeau dalam pesannya yang disampaikan dalam bahasa Inggris dan Prancis.

Penulis buku biografi anggota kerajaan, Sally Bedell Smith, mengatakan pada Vanity Fair, keputusan Harry-Meghan memilih Kanada untuk merayakan Natal, menjadi bukti bahwa Harry dan Meghan punya cara sendiri untuk menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya.

Menurutnya, itu akan jadi waktu yang bermanfaat untuk pasangan tersebut dan memutuskan bagaimana mereka ke depannya. "Natal di Sandringham, kata Smith, adalah tradisi mengakar di keluarga kerajaan dan semua orang diharapkan hadir. Namun, Ratu cukup toleran," ucap Smith.

Sebelumnya, kakak Harry, Pangeran William, bersama Kate Middleton dan tiga anak mereka juga pernah merayakan Natal di luar Sandringham pada 2012, yaitu di Bucklebury dengan keluarga Kate.

Banyak ketegangan yang tercipta setelah sejumlah persoalan di antara Pangeran Harry dan sang kakak terungkap di publik dalam sebuah wawancara dengan media setempat. Dimulai dari tata letak duduk, persoalan karyawan istana, hingga rencana Pangeran Harry yang memutuskan tahun ini tidak merayakan Hari Raya Natal bersama keluarga kerajaan lainnya di Sandringham.

Harry mengungkapkan bahwa banyak hal yang tidak dapat dihindari. Meskipun mereka kakak beradik, mereka tidak berada di jalur yang sama, mencerminkan babak baru dalam kehidupan mereka.

Keadaan itu turut memicu simpati dari sejumlah pesohor dunia, salah satunya Kim Kardashian. Kim kemudian merujuk pada mendiang ibu Pangeran Harry, Putri Diana, yang sangat terpengaruh sorotan media dan paparazi dalam kehidupannya.

"Saya pikir seiring berjalannya waktu ketika sudah memiliki anak, tentu apa yang diinginkan adalah tempat teraman untuk keluarga," kata istri penyanyi Kanye West itu. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT