25 December 2019, 03:15 WIB

Sejumput Ketenangan di Sela Kebisingan Kuta


Rudy Polycarpus | Weekend

BALI tidak hanya menawarkan wisata budaya, pantai, matahari yang  hangat, atau pesta sampai pagi, tetapi juga kenyamanan bagi wisatawan yang ingin memanjakan badan setelah lelah beraktivitas.

Four points by Sheraton Bali, Kuta bisa menjadi pilihan. Di Pulau Dewata, Four Points memiliki tiga hotel, yakni di Kuta, Ungasan dan Seminyak. Setiap hotel mengusung konsep berbeda.

Jika memilih menginap di Kuta yang ramai, bising dan macet, ada tempat teduh menyempil di salah satu sudut gang yakni, Hotel Four Points by Sheraton Bali Kuta. Melangkah ke lobi, hiruk pikuk lalu lintas Kuta dan Legian berganti dengan senyap nan menenangkan.

Desain lobi dengan atap tinggi bergaya Bali menambah kesan itu. Angin semilir bertiup meski di luar matahari terasa terik. Namun, desain atap yang menjulang ini ternyata senada dengan konsep ecofriendly guna meninimalisasi pemakaian penyejuk udara di seluruh ruangan, selain kamar tamu.

Four Points by Sheraton Bali, Kuta, memiliki 185 unit kamar yang dibagi menjadi dua kategori yaitu Deluxe dan Suite. Hotel ini juga menyediakan kamar bagi wisatawan yang memiliki kebutuhan khusus yaitu 1 kamar Accessible Suite.

Seluruh kamar dibangun menghadap ke Lagoon Pool dan Jacuzzi yang ada di lantai dasar. Khusus kamar Deluxe Lagoon Access Room bahkan ada tangga untuk bisa langsung turun ke kolam renang berkonsep tropis ini.

Ada banyak fasilitas keriaan di hotel ini, mulai dari restoran The Eatery, kedai kopi Wrapped, bar The Best Brew dan rooftop bar and pool Vertigo.

"Jangan hanya berdiam di kamar, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan seharian di hotel, mulai dari berenang sampai menikmati bir dingin, minum kopi hingga menikmati pijat," ujar Director of Sales and Marketing Four Points by Sheraton Bali Andi Bagistav Oddek kepada Media Indonesia, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, The Eatery dan Wrapped biasanya ramai saat waktu sarapan, makan siang dan makan malam. Sedangkan The Best Brew dan Vertigo ramai menjelang sore hingga tengah malam karena mengusung konsep bar.

Andi mengakui lokasi hotel milik Sheraton ini agak tidak lazim karena berada di dalam gang. Wisatawan asing, jelasnya, kadang mengeluhkan lokasi hotel yang cukup terpencil itu.

"Di bayangan turis asing, mereka tidak menyangka ada Sheraton di dalam gang. Tapi begitu masuk ke hotel, mereka pasti langsung jatuh cinta," ujarnya sembari tertawa.

Selain pelayanan dan fasilitas yang nyaman, Four Points by Sheraton Bali, Kuta, juga memiliki lokasi  strategis. Hanya selemparan batu dari Jalan Legian yang masyhur itu, 10 menit dari Beach Walk Shopping Center dan tentu saja Pantai Kuta.

Bagi Anda yang menyukai keramaian dan pesta hingga pagi hari, tapi masih menginginkan sejumput ketenangan, Four Points by Sheraton Bali, Kuta layak disinggahi. (M-2)

BERITA TERKAIT