24 December 2019, 06:20 WIB

Direksi PLN Janjikan Tarif Listrik Terjangkau


Faustinus Nua | Ekonomi

Manajemen baru PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) menjanjikan akan fokus untuk mengatasi beberapa persoalan utama perusahaan, termasuk mengatasi pemadaman (security of supply) dan menciptakan tarif listrik yang terjangkau.

“Guna memastikan PLN menjadi perusahaan listrik nasional yang mampu melaksanakan mandatnya secara berkelanjutan dan dengan sebaik-baiknya. Pertama kami harus mampu mengatasi pe-madaman listrik atau security of supply,” kata Direktur Utama PT PLN Zulkifli Zaini, seusai dilantik di Kompleks Kementerian BUMN, Jakarta, kemarin.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN memutuskan untuk mengangkat dan menetapkan Amien Sunaryadi sebagai komisaris utama dan Zulkifli Zaini sebagai direktur utama. Keputusan itu berlaku sejak 23 Desember 2019.

Menurut Zulkifli, mengatasi pemadaman listrik merupakan salah satu bentuk pelayanan optimal perusahaan, termasuk di dalamnya mengatasi black out seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, dia menyoroti masalah tarif listrik yang dinilai belum terjangkau semua elemen masyarakat. Untuk itu, dia menjanjikan pihaknya akan memperbaiki tarif tersebut agar terjangkau dan berkeadilan.

Berikutnya, lanjut dia, yakni mengupayakan neraca keuangan perusahaan lebih baik agar mampu melaksanakan mandat pemerintah.

“Tidak ada perusahaan yang mampu untuk melaksanakan mandatnya kecuali keuang­annya baik. Kami direksi atau komisaris akan mengupayakan agar keuangan PLN menjadi keuangan yang sehat, neraca sehat, cash flow sehat,” ungkap mantan Dirut Bank Mandiri tersebut.

Poin penting lainnya, ialah terkait operasional perusahaan setrum tersebut.

Menurut Zulkifli, operasi harus efisien dengan didukung organisasi yang efisien dan solid serta sumber daya yang kompeten. Untuk itu, dia meminta semua jajarannya untuk saling bekerja sama atau sinergi dan memiliki orientasi untuk melayani.

Sementara itu, terkait inovasi yang akan dikembangkan lanjutnya PLN harus bisa mengadopsi teknologi untuk mendukung pelayanannya. Perusahaan juga harus memanfaatkan energi baru terbarukan agar sejalan dengan arahan pemerintah.

“Sudah barang tentu kita harus memberikan pelayanan dan bisa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder dengan baik. Kita mengharapkan persepsi dan reputasi PLN ke depan akan lebih baik,” kata dia.

Tingkatkan pelayanan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengharapkan penetapan direktur utama dan komisaris utama baru PLN berdampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan performa perusahaan setrum negara tersebut.

“Pengalaman keduanya tentu akan meningkatkan profesionalisme dan transparansi manajemen PLN dan akan memberikan dampak yang positif meningkatnya kualitas pelayanan dan performa PLN ke waktu mendatang,” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani.

Rosan mengatakan Kadin Indonesia menyambut baik dan mendukung terpilihnya Zukifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN dan Amien Sunaryadi sebagai Komisaris Utama PLN.

Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia atau APBI-ICMA menilai Direktur Utama dan Komisaris Utama baru PLN merupakan kombinasi yang serasi. (Pra/Ant/E-3)

BERITA TERKAIT