24 December 2019, 05:00 WIB

Memberdayakan UMKM melalui Pengadaan Digital


Hde/E-2 | Ekonomi

DOK MBIZ.C0.ID
 DOK MBIZ.C0.ID
CEO Mbiz.co.id, Rizal Paramarta.

SETELAH hadir pada 2016, Mbiz.co.id menjadi pionir ‘B2B marketplace’ dalam pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Mbiz.co.id menghadirkan transformasi dalam pengadaan barang dan jasa melalui berbagai inovasi, seperti digitalisasi dan otomatisasi sehingga tercipta proses yang efisien dan transparan.

Setelah beroperasi selama tiga tahun terakhir, perusahaan start-up ini langsung menjadi trendsetter dalam bidang dalam pengadaan barang dan jasa. Terbukti banyak perusahaan besar dan multinasional memilih menggunakan platform Mbiz.co.id dalam pengadaan barang dan jasa.
Kepada Media Indonesia, CEO Mbiz.co.id, Rizal Para-marta, alumnus Amherst College, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), menguraikan kiprah Mbiz.co.id.

Maksudnya total e-procurement solution itu seperti apa?

Mbiz secara konsep sebenarnya ada sejak 2015. Namun, berjalan  full commercial, website dan platform juga jalan baru pada awal 2016. Secara sederhana, kami ialah perusahaan B2B e-commerce. Jadi, kami e-commmerce yang melayani bisnis, bukan individu.

Ketika suatu usaha melakukan procurement, itu harus melalui suatu proses, misalnya proses budgeting, perbandingan harga, pembuatan kontrak, atau komparasi vendor. Itu semua kami akomodasi di platform kami, end to end dari budgeting sampai pencatatan di accunting. Kami digitalisasi dan mengotomatisasi semua proses tersebut.

Apa yang mendasari ide untuk digitalisasi dan otomatisasi proses ini?

Bicara proses pengadaan di Indonesia ialah bicara transparansi, termasuk konotasinya dengan korupsi. Proses pengadaan pun dibuat rumit. Jadi, proses digital dan otomatis ini bisa mengatasi masalah ini.

Seberapa besar pengaruh Mbiz dalam membuka akses pasar bagi perusahaan skala kecil dan menengah?

Awalnya segmen utama Mbiz hanya korporasi besar yang melakukan proses pengadaan. Maret 2019 lalu, kami launching platform kedua kami yaitu Mbizmarket.co.id dengan target segmen buyer di bawah buyer kami sekarang.

Saat ini Mbiz memiliki ratusan buyer dari perusahaan-perusahaan besar dan 4.000 vendor atau seller, 98%-nya adalah UMKM yang dulunya tidak memiliki akses ke perusahaan-perusahaan besar.

Mbiz sebagai enabler ber-komitmen mendukung upaya pemerintah untuk mendorong dunia usaha dari berbagai jenis dan skala, termasuk UMKM, melakukan transformasi digital guna mengembangkan usahanya dan meningkatkan kompetensinya. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah Indonesia menjadi sepuluh besar kekuatan ekonomi digital dunia pada 2035 dan lima besar pada 2045.

Mbiz telah menjalin kerja sama dengan sebuah tekfin pembiayaan yang tersedia di platform Mbizmarket.co.id. Layanan ini jadi solusi efektif bagi perusahaan atau lembaga pembeli barang dan jasa yang mengalami kendala untuk melakukan pembayaran ke vendor atau penyedia barang dan jasa yang membutuhkan modal ketika terima order partai besar dari sebuah per-usahaan.

Seberapa besar transaksi yang telah berjalan melalui Mbiz ini?

Transaksi kami selama tiga tahun terakhir ini hampir Rp3 triliun. Rata-rata tranksaksi yang terjadi ialah di atas Rp30 juta.

Bagaimana tren pengadaan barang ini? Bagaimana pre-diksi di tahun depan?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tadinya 7% setahun, tetapi pencapaiannya 5%. Orang awam melihatnya negatif karena belanja per-usahaan berkurang. Namun, bagi kami ini positif. Karena itu artinya perusahaan akan melakukan efisiensi dan kami ialah salah satu solusi yang sudah ready dan proven di perusahaan-perusahaan besar. (Hde/E-2)

BERITA TERKAIT