23 December 2019, 23:20 WIB

Asian Games Jadi Referensi Olimpiade


Despian Nurhidayat | Olahraga

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Pesta kembang api mewarnai pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan Indonesia memiliki banyak modal bagus untuk bisa menyelenggarakan Olimpiade 2032. Salah satunya ialah suksesnya Asian Games yang digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatra Selatan, tahun lalu.

Menurut Zainudin, buntut dari digelarnya Asian Games di Indonesia ialah kini telah ada berbagai arena dan sarana pendukung yang layak untuk ajang olahraga internasional.

“Ada tiga hal yang akan kita jadikan penawaran ke Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 nanti. Pertama, sukses penyelenggaraan Asian Games. Kedua, ada fasilitas yang memadai. Terakhir, kita juga punya Pak Erick Thohir, yang saat ini menjadi salah satu komite eksekutif di IOC,” kata Zainudin, kemarin.

Penawaran itulah yang nantinya dibicarakan Zainudin saat berkunjung ke Kantor IOC di Lusanne, Swiss. Kunjungan itu dikatakannya merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi untuk membahas keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

“Nanti sekitar Januari atau sebelum pertengahan Februari, saya akan berangkat ke markas IOC. Sebenarnya Desember ini rencananya mau ke sana, tapi masih banyak kegiatan di dalam negeri, termasuk SEA Games,” ungkap Zainudin.

Sementara itu, Zainudin juga mengatakan bahwa dia tentunya ingin memanfaatkan momen penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti untuk mempromosikan Indonesia. Dia mengatakan bahwa identitas bangsa Indonesia pasti akan melekat di mata para peserta Piala Dunia U-20.

Dia mengatakan ajang seperti Piala Dunia U-20 menjadi semacam batu loncatan untuk terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade. “Insya Allah, saya yakin kita bisa sukses jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dan juga itu akan semakin memperkuat referensi untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” tutup Zainudin.

Dana besar

Pengamat olahraga, Djoko Pekik, menilai peluang Indonesia untuk jadi tuan rumah Olimpiade cukup besar, mengingat Presiden Jokowi menginginkan ajang empat tahunan itu bisa digelar di Tanah Air. Menurutnya, dengan adanya tekad dari pemimpin tertinggi di Indonesia, menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 bukanlah hal yang tidak mungkin.

“Saat ini kita tinggal melakukan persiapan formal. Kemudian, anggarannya juga. Jepang saja mempersiapkan Rp176 triliun untuk gelar Olimpiade 2020. Pemerintah harus kalkulasi dana tersebut, apakah ada untuk 13 tahun mendatang,” tutur Djoko.

Untuk Olimpiade 2020, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) tengah berjuang untuk bisa kembali lolos di ajang Olimpiade seperti pada 2016. Meskipun saat ini belum ada kepastian, PODSI menyatakan bahwa para atletnya akan berjuang keras di babak kualifikasi Olimpiade yang akan berlangsung pada Maret dan April 2020 untuk kano dan dayung.

Kemudian, dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), mereka tengah mempersiapkan juga atlet-atletnya untuk mengikuti Kejuaraan Dunia dan Kejuaraan Asia pada tahun depan untuk bisa memperoleh tiket masuk Olimpiade. (R-3)

BERITA TERKAIT