23 December 2019, 20:03 WIB

Pemerintah akan Lindungi Dirut yang Beberkan Kebobrokan Jiwasraya


Andhika prasetyo | Ekonomi

MI/ Susanto
 MI/ Susanto
Erick Thohir

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berjanji bakal melindungi Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko selama proses penyelidikan terkait persoalan keuangan perseroan berlangsung.

Perlindungan perlu dilakukan mengingat Hexana adalah sosok yang mengungkap kebobrokan yang terjadi di dalam tubuh Jiwasraya.

"Beliau harus kita jaga karena beliau kan yang membuka. Jangan sampai ada tekanan-tekanan karena pasti pihak-pihak yang tidak suka kasus Jiwasraya terbongkar," ujar Erick di Jakarta, Senin (23/12).

Terkait dengan jajaran direksi Jiwasraya lainnya, Erick enggan mengungkapkan apakah pemerintah akan memberikan perlindungan serupa. Dia menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Kejaksaan Agung.

Sebagaimana diketahui, Jiwasraya tengah terbelit masalah keuangan dan tidak mampu membayar klaim polis Rp12,4 triliun untuk periode Oktober-November 2019.

Hexana sempat mengungkapkan bahwa permasalahan di Jiwasraya sudah dialami sejak beberapa tahun ke belakang. Ia baru mengetahui problem itu setelah mulai memimpin pada akhir tahun lalu.

Ia juga mengaku tidak menemukan hasil audit keuangan perusahaan yang kredibel dalam lima tahun terakhir. Hanya audit Badan Pemeriksa Keuangan pada 2015 yang menurutnya bisa dipercaya.

Dia menjelaskan salah satu sumber permasalahan Jiwasraya ialah gagal dalam pembentukan harga produk Saving Plan. Pada produk tersebut, BUMN asuransi itu menjanjikan imbal hasil tinggi kepada nasabah. Padahal, hal tersebut tidak sesuai dengan kondisi pasar.

Sebelumnya, perusahaan juga tidak berhati-hati dalam menginvestasikan premi. Berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 30% premi harus diinvestasikan ke surat utang negara. Namun, Jiwasraya malah menempatkan sebagian besar investasi pada reksadana dan saham. (OL-8)

BERITA TERKAIT