23 December 2019, 09:36 WIB

Yenny Wahid Terpilih Sebagai Ketua Umum Panjat Tebing Indonesia


Despian Nurhidayat | Olahraga

MI/Permana
 MI/Permana
Yenny Wahid secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI)

PUTRI Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) periode 2019-2023. Terpilihnya Yenny secara aklamasi untuk menggantikan Faisol Riza dalam Musyawarah Nasional (Munas) FPTI di Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Yenny berkomitmen mengemban tugasnya dengan sebaik mungkin. Ia mengaku akan bekerja keras untuk memajukan olahraga panjat tebing di Indonesia sehingga semakin banyak prestasi yang dicetak atlet-atlet panjat tebing Indonesia.

"Saya akan berusaha sebaik mungkin dan memajukan organisasi ini. Dari segi SDM juga akan ditingkatkan kapasitasnya dan ke depan diharapkan semakin banyak atlet berprestasi yang akan lahir dari wadah cabang olahraga ini," kata Yeni dalam pernyataan resmi, Minggu (22/12).

Ketua Bidang Organisasi PP FPTI Waras Budi Hartawan menambahkan bahwa pada awalnya, terdapat dua nama yang diusung yakni Ketum periode sebelumnya Faisol Riza dan Yenny Wahid. Namun, saat akan diadakan pemilihan Faisol memutuskan mengundurkan diri dan memberikan kesempatan pada Yenny Wahid. Waras menyebutkan target terdekat FPTI ialah meloloskan atlet panjat tebing Indonesia ke Olimpiade. Harapannya, pemanjat-pemanjat Indonesia mampu mengharumkan nama Tanah Air di ajang bergengsi ini.

"Kita masih ada event besar menanti yaitu kualifikasi Olimpiade. Masuknya atlet kita ke Olimpiade menjadi salah satu target yang ingin dicapai dengan kepemimpinan baru ini," harap Waras.

Ia juga meminta olah raga panjat tebing semakin mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pemusatan latihan nasional bisa terus berkelanjutan. Dengan pelatnas berkelanjutan maka atlet akan siap menghadapi event-event di depan mata dan terus terawasi perkembangannya.

baca juga: Dukungan Mengalir untuk Indonesia

Munas FPTI tahun ini diikuti 31 perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI dari 32 Pengprov yang aktif di seluruh Indonesia. Dalam Munas ini perwakilan dari Pengprov Maluku Utara tidak hadir. Usai Munas dan pemilihan Ketua Umum, agenda berikutnya ialah penyelenggaraan rapat kerja nasional yang dijadwalkan Maret 2020. Pada Rakernas tersebut akan disusun pengurus organisasi dan agenda kerja untuk memajukan FPTI. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT