23 December 2019, 08:23 WIB

Kemenpora Gendeng PII Adakan Literasi Pranikah di Cirebon


mediaindonesia.com | Humaniora

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) dengan tema 'Peningkatan Kesehatan Reproduksi bagi Pemuda' yang berlangsung di Gedung Andalus City, Kota Cirebon, Jawa Barta, Minggu (22/12)

Dalam kegiatan PKPRT, hadir sebagai pembicara yakni ustad Edi Tammi dari Kantor Urusan Agama ((KUA) Kota Cirebon,  Putu Elvina, S.Psi,. M.M. dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia  (KPAI), Kepala Puskesmas Kota Cirebon dr Mochamad Amin, dan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Dr. H. Amar Ahmad, M.Si. 

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Bidang Pemuda Kemenpora RI Abdul Rafur mengatakan,"Perlu adanya upaya pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dalam rumah tangga agar terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas dan kompetitif demi terwujudnya masa depan yang unggul." 

"Sudah menjadi kewajiban negara, khususnya Kemenpora RI untuk menjawab permasalahan pemuda di sektor rumah tangga dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dengan berkolaborasi bersama oganisasi kepemudaan yang memiliki visi dan misi yang sama," jelas Abdul Rafur .

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Husin Tasrik Makrup Nst mengungkapkan pentingnya pendidikan kepemimpinan pemuda dalam rumah tangga, khususnya pemahaman Kespro yaitu untuk mempersiapkan generasi yang unggul, unggul jiwanya dan unggul badan nya.

"Oleh karena itu kami PII berkolaborasi dengan Kemenpora menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai rangkaian acara kegiatan Training Konvensional yang di selenggarakan PW PII Jawa Barat di Kota Cirebon," ujar Husin.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pelajar dan mahasiswa yang mewakili bermacam organisasi kepelajaran, kepemudaan dan kemahasiswaan se-Kota Cirebon.

Dalam kegiatan, para peserta sangat antusias dan terjadi dialog interaktif antara peserta dan narasumber dalam sesi tanya jawab.

Pada sambutan penutupan kegiatan, Abdul Rafur menegaskan bahwa setiap pemuda harus mampu mengembangkan kapasitas dan kualitas agar mampu menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga.

"Karena baik buruknya generasi penerus bangsa itu adalah representasi dari sukses tidaknya pola pendidikan dalam rumah tangga itu sendiri," jelasnya.

"Harus ada kesadaran dalam diri pemuda itu sendiri, bagaimana peran dan fungsinya pemuda dalam tatanan kehidupan sosial demi terciptanya generasi unggul," pungkas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora. (OL-09)

BERITA TERKAIT